Tiga Pekan Tak Muncul, di Mana Presiden Vietnam?

Kompas.com - 05/05/2019, 14:53 WIB
Presiden dan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trongsedang menunggu kedatangan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte di kantor pusat partai di Hanoi pada 9 April 2019. (MANA VATSYAYANA/AFP) MANAN VATSYAYANAPresiden dan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trongsedang menunggu kedatangan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte di kantor pusat partai di Hanoi pada 9 April 2019. (MANA VATSYAYANA/AFP)

HANOI, KOMPAS.com - Presiden Vietnam Nguyen Phu Trong sudah tidak terlihat di depan publik selama hampir tiga pekan.

Laporan BBC menyebutkan, tak munculnya sang kepala Partai Komunis yang berkuasa itu sekaligus memicu spekulasi mengenai kondisi kesehatannya.

Nguyen Phu Trong menghilang dari mata publik setelah jatuh sakit pada 14 April lalu.

Baca juga: AirAsia Batal Bentuk Unit Bisnis di Vietnam

Spekulasi meningkat ketika pada Jumat (3/5/2019) lalu, pria berusia 75 tahun itu absen dari pemakaman mantan presiden Le Duc Anh.

Media pemerintah belum menjelaskan perihal Trong yang tak hadir dalam acara tersebut. Padahal, dia dijadwalkan sebagai pemimpin pemakaman negara.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan sebelum pemakaman, sang presiden melalui beban kerja yang sangat tinggi dan terpapar cuaca.

Dia menyatakan, Trong akan segera kembali bekerja. Namun, pemimpin itu tak juga muncul dalam acara pemakaman negara sehingga mendorong spekulasi.

Vietnam pada November lalu mengeluarkan undang-undang untuk mengklasifikasikan kesehatan pemimpin partai dan pejabat pemerintah sebagai rahasia negara.

Hal tersebut merupakan upaya melindungi mereka dari desas-desus dan serangan anti-pemerintah.

Terlepas dari usia dan citra ideologinya yang konservatif, Trong telah mendapat popularitas berkar kampanye anti-korupsi.

Kebijakan tersebut mengarah pada penangkapan mantan menteri dan polisi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X