Bawa 143 Orang, Pesawat Boeing 737 Tergelincir dan Masuk ke Sungai Saat Mendarat

Kompas.com - 04/05/2019, 19:25 WIB
Pesawat Boeing 737 yang dioperasikan Miami Air International ketika tergelincir dan masuk ke sungai saat mendarat di Florida, Amerika Serikat (AS), pada Jumat (3/5/2019).Getty Images via BBC Pesawat Boeing 737 yang dioperasikan Miami Air International ketika tergelincir dan masuk ke sungai saat mendarat di Florida, Amerika Serikat (AS), pada Jumat (3/5/2019).

MIAMI, KOMPAS.com - Sebuah pesawat Boeing 737 dilaporkan tergelincir dan jatuh ke sungai saat mendarat di bandara Florida, Amerika Serikat (AS), ketika terjadi badai petir.

Pesawat itu mengangkut 143 penumpang dan kru kabin ketika terbang dari Teluk Guantanamo di Kuba dan menghujam perairan dangkal dekat pangkalan angkatan laut Jacksonville Jumat (3/5/2019).

Untungnya sebagaimana diberitakan AFP dan BBC Sabtu (4/5/2019), tidak ada penumpang yang terluka serius ketika pesawat itu meluncur ke dekat Sungai St John.

Baca juga: Ada Masalah Teknis, Pesawat Pemerintah Jerman Mendarat Keras di Berlin


Terdapat 21 penumpang yang dirawat karena mengalami luka kecil dengan Cheryl Bormann mengungkapkan momen mengerikan ketika pesawat tiba-tiba tergelincir dari landasan pacu.

Kepada kanal televisi CNN, Bormann menjelaskan pesawat itu memantul dan mengeluarkan suara seperti lengkingan sebelum kemudian memantul lebih banyak.

"Setelah itu pesawat mengangkat ke kanan, lalu mengangkat ke kiri sebelum jatuh dan berhenti," ujar Bormann yang mengaku sebagai seorang pengacara itu.

Segera setelah pesawat mendarat, Bormann melanjutkan beberapa masker oksigen keluar dan loker kabin terbuka dari pesawat yang dioperasikan oleh Miami Air International itu.

Kantor Sheriff Jacksonville di Twitter menuturkan, ke-21 penumpang itu sudah dibawa ke rumah sakit, dengan paramedis mengobati penumpang lain di lokasi kejadian.

Perwira berwenang di Pangkalan Jacksonville Kapten Michael Connor dalam konferensi pers berkata adalah "keajaiban" tidak ada yang terluka serius atau tewas.

"Kami bisa membicarakan tentang kisah lain di petang hari ini (Sabtu dini hari). Seperti profesionalisme mereka yang membantu para penumpang," terang Connor.

Pangkalan Jacksonville dalam keterangan tertulisnya menuturkan, sebanyak 136 penumpang beserta tujuh awak kabin sudah didata dan dihitung seluruhnya.

Meski begitu, mereka mengaku masih belum menghitung jika ada hewan peliharaan yang ditaruh di bagasi karena masih ada peringatan keamanan dari pesawat.

Wali Kota Jacksonville Lenny Curry berkicau di Twitter bahwa dirinya mendapat pemberitahuan dari Gedung Putih yang siap memberikan bantuan di tengah situasi yang masih berkembang.

Adapun pabrikan Boeing menyatakan mereka sudah mendapat pemberitahuan tentang insiden itu seraya menyediakan bantuan teknis termasuk di dalamnya penyelidikan.

Menurut situs FlightRadar24, pesawat yang tergelincir itu bertipe 737-800 dan beroperasi selama 18 tahun. Bormann berujar saat kejadian, hujan tengah turun.

"Kami tidak tahu di mana kami berada. Lautan atau samudra. Saat itu kilat dan petir terus menyambar. Kami terpaku di sayap untuk beberapa lama," ujar Bormann.

Baca juga: Pesawat Dabi Air Tergelincir di Puncak Papua

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X