Kompas.com - 04/05/2019, 18:08 WIB

TEL AVIV, KOMPAS.com - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan mereka membalas "rentetan serangan" roket yang ditembakkan oleh milisi Gaza ke wilayah mereka.

Sirene peringatan berbunyi di permukiman perbatasan Israel pada Sabtu pagi waktu setempat (4/5/2019), dengan IDF menyatakan serangan berlangsung selama 90 menit.

Baca juga: Israel Perlonggar Pembatasan Wilayah Mencari Ikan untuk Nelayan Gaza

Dilaporkan AFP dan Russian Today, Israel menjelaskan sekitar 90 roket ditembakkan dari Gaza dengan sistem pertahanan mereka menghancurkan puluhan di antaranya.

Warga di kota Ashkelon dan Ashdod mengaku mendengar ledakan di dekat tempat tinggal mereka, dengan The Jerusalem Post mewartakan sejumlah roket dihentikan sistem Iron Dome.

IDF kemudian mengklaim mereka melakukan serangan balasan dengan menargetkan dua peluncur roket di Gaza dengan mengerahkan jet tempur untuk melakukan serangan udara.

Selain itu, IDF juga menerjunkan tank yang menembaki beberapa markas militer yang dikelola Hamas, sebuah pergerakan yang menguasai kawasan Jalur Gaza.

Sumber dari keamanan Gaza mengungkapkan serangkaian serangan udara jet tempur Israel menghantam tiga area berbeda dengan tiga "pasukan perlawanan" terluka.

Sementara Kementerian Kesehatan Gaza menuturkan satu orang tewas dengan beberapa terluka. Adapun di pihak Israel tak dikabarkan ada korban jiwa.

Juru bicara pemerintah mengatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berencana untuk segera bertemu dengan kepala stafnya dan membahas situasi di Gaza.

Aksi militer Israel terjadi sehari setelah dua tentaranya tertembak dan terluka saat berpatroli di perbatasan Gaza. IDF pun membalas dengan menyerang target Hamas, membunuh dua orang.

Hamas mengonfirmasi dua orang yang tewas itu merupakan anggotanya dan berjanji untuk terus merespon setiap "agresi Israel" dengan melontarkan ancaman di media sosial.

Baca juga: Balas Serangan Roket, Israel Hancurkan Puluhan Target Hamas di Gaza

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.