Topan Fani Terjang India dan Bangladesh, 3 Orang Tewas

Kompas.com - 03/05/2019, 21:09 WIB
Citra satelit pada 1 Mei 2019 memperlihatkan Topan Fani menuju Teluk Bengal, India. AFP/HO/NOAACitra satelit pada 1 Mei 2019 memperlihatkan Topan Fani menuju Teluk Bengal, India.

PURI, KOMPAS.com - Topan Fani yang disebut terbesar dalam beberapa tahun terakhir menerjang timur India dan Bangladesh. Membuat pohon kelapa beterbangan dan memutus listrik hingga komunikasi.

Topan monster itu mendarat di kota suci Puri pagi hari waktu setempat, dengan angin yang bertiup dilaporkan bisa mencapai 200 kilometer per jam.

Dilaporkan AFP Jumat (3/5/2019), otoritas di Negara Bagian Odisha sudah mengevakuasi sekitar satu juta di tengah kekhawatiran badai setinggi 1,5 meter itu menyapu pedalaman.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Topan Dahsyat Banglades Tewaskan 138.000 Jiwa

Otoritas mengatakan, satu orang pria karena serangan jantung di salah satu tempat penampungan yang disediakan. Satu orang lagi tewas karena tertimpa pohon.

Berdasarkan pemberitaan media setempat, korban tewas akibat Topan Fani sudah mencapai enam orang. Namun, pejabat lokal tidak bisa memverifikasi kebenarannya.

Sementara pihak berwenang di Bangladesh di mana Fani juga menerjang mengungkapkan seorang perempuan tewas tertimpa pohon, dengan sebuah desa terendam akibat tanggul terdekat pecah.

Juru bicara badan penanggulangan bencana Bangladesh Mohammad Jahir mengatakan sekitar 400.000 warga yang tinggal di kawasan pesisir dievakuasi ke tempat penampungan.

Sementara ratusan ribu orang di Negara Bagian West Bengal sudah mendapat pemberitahuan untuk melarikan diri, dengan bandara lokal ditutup begitu juga jalan dan stasiun kereta.

Salah satu warga di Puri mengungkapkan langit menjadi gelap. Setelah itu, jarak pandang mereka sangat terbatas hingga lima meter ketika topan itu datang.

"Kami melihat gerobak makanan sampai di pinggir jalan. Kemudian semua papan toko beterbangan di udara dan suara angin memekakkan telinga," terang warga itu.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X