INFOGRAFIK: Linimasa Kontroversi Julian Assange...

Kompas.com - 03/05/2019, 16:50 WIB
Linimasa Kontroversi Julian Assange KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoLinimasa Kontroversi Julian Assange

KOMPAS.com - Pengadilan Inggris menjatuhkan vonis penjara 50 pekan kepada pendiri Wikileaks Julian Assange pada Rabu (1/5/2019).

Namun, Julian Assange tidak divonis dengan tuduhan membocorkan dokumen rahasia milik Amerika Serikat melalui Wikileaks. Apalagi, beberapa dokumen di antaranya disebut mengungkap kejahatan yang dilakukan Pemerintah Amerika Serikat.

Assange dihukum penjara atas tuduhan melanggar perintah pengadilan Inggris pada tujuh tahun silam. Saat itu, pria asal Australia itu dianggap menghindari ekstradisi ke Swedia.

Pengadilan Swedia menggugat Assange atas tuduhan kekerasan seksual yang terjadi pada 2010. Untuk menghindari perkara dan ekstradisi, Assange kemudian meminta suaka dan tinggal di Kedutaan Besar Ekuador di London.

Assange mencari perlindungan setelah dia merasa dijadikan "target operasi" AS berupa penangkapan atas aksinya bersama Wikileaks. Padahal, dia mengaku Wikileaks didirikan dengan tujuan transparansi dan kebebasan pers.

Sosok Julian Assange memang menjadi perhatian sejak Wikileaks mengungkap sejumlah dokumen yang dianggap sensitif oleh Pemerintah AS.

Apalagi, Wikileaks membocorkan sejumlah kawat diplomatik yang memperlihatkan sejumlah praktik pelanggaran hak asasi manusia, yang juga dilakukan sejumlah negara.

Seperti apa kiprah Julian Assange? Berikut infografiknya:

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Linimasa Kontroversi Julian Assange

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X