Kompas.com - 03/05/2019, 14:56 WIB
Seorang perempuan Muslim Sri Lanka (kanan) menjalani pemeriksaan aparat keamanan di Kolombo pada Rabu (30/4/2019). Tragedi bom Minggu Paskah yang disusul larangan mengenakan cadar membuat para perempuan Muslim negeri itu terpaksa menanggalkan hijab, cadar, atau abaya yang biasa mereka kenakan. AFP/ISHARA S. KODIKARASeorang perempuan Muslim Sri Lanka (kanan) menjalani pemeriksaan aparat keamanan di Kolombo pada Rabu (30/4/2019). Tragedi bom Minggu Paskah yang disusul larangan mengenakan cadar membuat para perempuan Muslim negeri itu terpaksa menanggalkan hijab, cadar, atau abaya yang biasa mereka kenakan.

Sekolah Katolik yang awalnya dibuka selepas libur Paskah masih ditutup. Sementara sekolah negeri bakal dimulai Senin (6/5/2019) dengan pengawasan ketat.

Serangan yang terjadi di tiga gereja serta tiga hotel mewah itu menewaskan 257 orang dan melukai lebih dari 400 lainnya, dengan pemerintah menyalahkan kelompok ekstremis National Thawheeth Jamaath (NJT).

Baca juga: Pengebom Itu Sempat Memegang Kepala Cucu Saya Saat Masuk ke Gereja

Sebelum serangan terjadi, sempat muncul peringatan dari intelijen asing, diyakini adalah India, mulai dari 4 April hingga satu jam sebelum bom bunuh diri terjadi.

Otoritas Sri Lanka mengakui terdapat kegagalan dalam mengolah informasi intelijen yang mereka terima sehingga serangan bisa terjadi saat Minggu Paskah.

Presiden Maithripala Sirisena segera setelah serangan menyatakan terdapat 140 orang yang terinspirasi dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Dia pun memerintahkan militer dan polisi untuk melacak mereka. Senaratne berkata mereka mendapat bantuan dari komunitas minoritas Muslim untuk memburu para terduga pelaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semuanya memberi informasi. Mereka datang kepada kami dan memberikan informasi yang berharga," terang Senaratne yang menambahkan, mereka juga mendapat bantuan intelijen dari negara lain.

Baca juga: Inilah Identitas Para Pelaku Ledakan Bom Sri Lanka di Minggu Paskah

Halaman:
Baca tentang


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.