Kompas.com - 03/05/2019, 09:27 WIB
Doan Thi Huong (dua dari kiri) dikawal oleh polisi Malaysia masuk ke gedung Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia, pada Kamis (14/3/2019). (AFP/MOHD RASFAN) Doan Thi Huong (dua dari kiri) dikawal oleh polisi Malaysia masuk ke gedung Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia, pada Kamis (14/3/2019). (AFP/MOHD RASFAN)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Setelah Siti Aisyah dari Indonesia, perempuan asal Vietnam Doan Thi Huong hari ini (3/5/2019) dibebaskan Malaysia, setelah dituding membunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara.

Bebasnya Doan telah mengakhiri proses hukum atas pembunuhan yang terjadi di Bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017.

Korban bernama Kim Jong Nam, yang merupakan kerabat Kim Jong Un yang menghabiskan tahun-tahun hidupnya dalam pengasingan.

Baca juga: Doan Thi Huong, Terduga Pembunuh Kim Jong Nam, Bakal Bebas Mei Nanti

Dia pernah dipandang sebagai pewaris kepemimpinan Korea Utara. Kim Jong Nam meninggal setelah wajahnya diolesi racun saraf terlarang ketika menunggu di bandara.

Pembunuhan yang sensasional menjadi berita utama di seluruh dunia, bahkan sampai memicu pertikaian diplomatik.

Diwartakan kantor berita AFP, Doan dan Siti ditangkat setelah terlihat dalam CCTV mendekati Kim Jong Nam. Namun keduanya selalu membantah tudingan sebagai pelaku pembunuhan.

Mereka mengklaim ditipu oleh agen Korea Utara untuk melakukan aksi "prank" televisi. Para agen tersebut kemudian melarikan diri dari Malaysia setelah pembunuhan itu.

Keduanya diadili, namun pada Maret lalu para jaksa penuntut Malaysia membatalkan tuduhan pembunuhan kepada Aisyah.

Kini Doan dapat bernapas lega. Setelah dua tahun penangkapannya, mantan pekerja salon rambut itu dibebaskan dari penjara sekitar pukul 07.20 waktu setempat.

Para jurnalis telihat menunggu di luar penjara. Sebuah van dan mobil dengan kaca gelap melaju. Seorang pejabat pengadilan mengonfirmasi, Doan telah bebas.

Baca juga: Pembunuhan Kim Jong Nam, Malaysia Mulai Melunak kepada Doan Thi Huong

Dia dijadwalkan menuju kantor imigrasi di Putrajaya untuk mengurus dokumen sebelum terbang ke Vietnam pada Jumat malam.

Sebelumnya, pemerintah Vietnam meminta kepada Malaysia untuk membebaskan Doan.

Permohonan itu disampaikan pemerintah Vietnam sehari setelah keputusan pembebasan Siti Aisyah.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X