Assange Dijatuhi Hukuman Penjara 50 Pekan oleh Pengadilan Inggris

Kompas.com - 02/05/2019, 09:34 WIB
Pendiri WikiLeaks Julian Assange (berjenggot) ketika digelandang keluar dari Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris, pada Kamis (11/4/2019). Ruptly via Daily MailPendiri WikiLeaks Julian Assange (berjenggot) ketika digelandang keluar dari Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris, pada Kamis (11/4/2019).

LONDON, KOMPAS.com - Pendiri WikiLeaks Julian Assange dijatuhi hukuman penjara selama 50 pekan oleh pengadilan Inggris pada Rabu (1/5/2019).

Diwartakan kantor berita AFP, Assange dihukum karena melanggar perintah pengadilan Inggris pada 7 tahun lalu.

Saat itu, dia mengungsi Kedutaan Besar Ekuador di London untuk menghindari ekstradisi ke Swedia. Seperti diketahui, pria asal Australia itu ditangkap pada 11 April lalu setelah diserahkan oleh Ekuador.

Baca juga: Assange Ditahan, Ekuador Diterpa hingga 40 Juta Kali Serangan Siber


Menuju ke galeri publik di Southwark Crown Court London saat dibawa ke sel, para pendukungnya mengecam keputusan pengadilan.

"Malulah kau," demikian teriakan para pendukung Assange.

Pemimpin redaksi WikiLeaks, Kristinna Hranfnsson, menyebut hukuman tersebut sebagai pelanggaran besar.

Dia mengatakan, saat ini fokusnya akan bergeser pada upaya mencegah ekstradisi Assange ke AS.

"Ini akan menjadi masalah hidup dan mati," ujarnya.

Assange melarikan diri ke Kedubes Ekuador pada 2012 setelah hakim Inggris memerintahkan ekstradisinya, menyusul tudingan Swedia atas kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan.

Tuduhan tersebut dibantah keras oleh pria berusia 47 tahun itu. Dia mengklaim, tuduhan itu adalah dalih untuk mengekstradisinya ke AS.

Di negara itu, Assange khawatir akan dituntut atas bocornya jutaan dokumen rahasia negara oleh WikiLeaks.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X