AS Siap Kerahkan Militer untuk Padamkan Krisis di Venezuela

Kompas.com - 01/05/2019, 22:24 WIB
Anggota dari Garda Nasional Bolivarian yang memilih mendukung oposisi Venezuela pimpinan Juan Guaido membalas tembakan pasukan loyalis Presiden Nicolas Maduro dalam ketegangan yang terjadi  di Caracas, Selasa (30/4/2019).AFP/FEDERICO PARRA Anggota dari Garda Nasional Bolivarian yang memilih mendukung oposisi Venezuela pimpinan Juan Guaido membalas tembakan pasukan loyalis Presiden Nicolas Maduro dalam ketegangan yang terjadi di Caracas, Selasa (30/4/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menuturkan segala opsi untuk memadamkan krisis di Venezuela tengah dipertimbangkan.

Dalam wawancara dengan Fox Business Network dikutip AFP Rabu (1/5/2019), Pompeo berkata pemerintahan Presiden Donald Trump juga memikirkan mengirim militer ke Venezuela.

Baca juga: Baku Tembak, Gas Air Mata, dan Serangan Mobil Warnai Krisis Venezuela

"Presiden sudah menegaskannya. Tindakan militer dimungkinkan. Jika memang itu yang diperlukan, maka itulah yang bakal dilakukan oleh Amerika Serikat," tegas Pompeo.


Pompeo melanjutkan Gedung Putih masih menginginkan adanya upaya transisi damai di mana Presiden Nicolas Maduro mundur, dan pemilu digelar untuk memilih pemimpin baru.

Meski begitu, Pompeo berujar Trump sudah menyatakan bahwa AS harus bersiap menempuh pendekatan keras. "Dia sudah bersiap jika waktunya memang telah tiba," tuturnya.

Dalam wawancara terpisah dengan CNN, Penasihat Keamanan Nasional John Bolton mengatakan Pompeo bakal berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov terkait Venezuela.

Baik Bolton maupun Pompeo menuduh Kremlin bersama dengan Kuba telah menghalangi adanya pergantian kekuasaan di negara kawasan Amerika Latin itu.

Pada Selasa (30/4/2019), Pompeo mengungkapkan Maduro hendak meninggalkan Venezuela dengan destinasi Kuba. Namun upayanya untuk kabur dihentikan Rusia.

"Rusia hanya bisa sekadar menaruh ibu jari di mata kami. Mereka menggunakan Kuba sebagai alat untuk mendapatkan pengaruuh efektif di negara kawasan Latin," terang Bolton.

Karena itu, Bolton menuturkan AS mempunyai Doktrin Monroe. Sebuah kebijakan yang muncul pada abad 19 untuk menentang setiap kolonalisme Eropa di Amerika.

Namun, AFP memberitakan doktrin itu dipakai untuk membenarkan setiap intervensi yang dilakukan oleh Washington untuk melaksanakan intervensi di Amerika Selatan.

"Itu menjelaskan mengapa presiden mengindikasikan Kuba harus berpikir panjang dan masak-masak tentang perang mereka di Venezuela ini," tukas Bolton.

Baca juga: Bantah Hendak Kabur dari Venezuela, Maduro Klaim Kalahkan Kudeta

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X