Kompas.com - 01/05/2019, 14:54 WIB
Naruhito ketika masih berstatus Putra Mahkota Jepang memainkan biola bersama orkstra dalam konser Gakushuin School Corporation di Tokyo pada April 2012. Reuters/Pool/Toshifumi KitamuraNaruhito ketika masih berstatus Putra Mahkota Jepang memainkan biola bersama orkstra dalam konser Gakushuin School Corporation di Tokyo pada April 2012.

Shiraishi, seorang pegawai bank yang merupakan pemain cello menuturkan keputusan Naruhito untuk memainkan biola menunjukkan orang seperti apa dia.

Saat memberikan tulisan di brosur konser, Naruhito mengungkapkan dia memahami biola tidak bisa berdiri sendiri. Melainkan membutuhkan yang lain untuk menciptakan harmoni.

Baca juga: Memulai Era Baru di Jepang, Begini Pidato Pertama Kaisar Naruhito

"Sangat membahagiakan ketika saya akhirnya memilih biasa sebagai teman karena saya bisa bertemu dengan banyak orang dan memainkan musik bersama," terang Naruhito.

Shiraishi menjelaskan Naruhito merupakan sosok pembicara dan pendengar yang sama baiknya. Naruhito, kata Shiraishi, tidak ingin diperlakukan layaknya bintang.

"Dia memberi kekuatan kepada orang-orang melalui bicaranya. Dia tidak ingin diperlukan istimewa. Malah, dia ingin berbaur dan bekerja bersama," ungkapnya.

Pandangan Naruhito itu pun sangat cocok dengan era Reiwa, berarti Harmoni yang Indah, yang bakal disandangnya. Menggantikan era Heisei yang dipakai ayahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perhatian dan kemampuan Naruhito untuk tidak menonjolkan dirinya sebagai putra mahkota, menurut George, membuatnya disukai oleh teman-temannya semasa di Oxford.

George mengatakan, Naruhito tidak melihat segala sesuatu sesuai dengan apa yang diinginkannya. Namun apakah sudah sesuai dengan kebutuhan orang di sekitarnya.

George mengenang segala kisah lucu sang kaisar baru Jepang selama hidup di Inggris yang juga adalah kerajaan. Termasuk kisah ketika berurusan dengan mesin cuci yang meluap.

"Di Inggris, saya belajar bagaimana mengatur diri saya sendiri, membuat segala keputusan secara mandiri dan menerapkannya," ujar Naruhito saat kembali dari Oxford.

Diwartakan Deutsche Welle, kini dengan berkuasanya Naruhito, dia diharapkan bisa meneruskan kebijakan yang dilakukan sang ayah selama 30 tahun berkuasa.

"Seorang kaisar mengikuti sebuah prinsip. Untuk membagi kesenangan dan kesedihan bersama rakyat. Dari hati ke hati," kata Naruhito saat berpidato dalam perayaan ulang tahunnya.

Baca juga: Inilah Hisahito, Pangeran Cilik Jepang yang Kelak Menjadi Kaisar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.