Kompas.com - 01/05/2019, 09:37 WIB

CARACAS, KOMPAS.com - Kerusuhan melanda Venezuela ketika demonstran bentrok dengan polisi di jalan-jalan ibu kota pada Selasa (30/4/2019).

Kekacauan itu menyusul seruan pemimpin oposisi Juan Guaido kepada militer untuk bangkit melawan Presiden Nicolas Maduro.

Huru-hara tersebut diklaim pemerintah Venezuela sebagai percobaan kudeta untuk menggulingkan Maduro.

Laporan kantor berita AFP menyebutkan, upaya itu tampak direncanakan dengan hati-hati oleh Guaido untuk menunjukkan dukungan militer.

Baca juga: Oposisi Venezuela Klaim Didukung Militer, Reaksi Dunia Terbelah

Ribuan pendukung oposisi berbondong-bondong ke jalan raya di dekat pangkalan udara. Banyak dari mereka mengibarkan bendera Venezuela.

Meski demikian, kehadiran mereka disambut dengan tembakan dan gas air mata oleh tentara.

Sementara, pasukan yang mendukung Guaido mengenakan ban lengan biru untuk menunjukkan kesetiaan mereka kepada pemimpin oposisi.

Beberapa kendaraan menabrak kerumunan massa hingga melukai sejumlah pengunjuk rasa. Sebagian dari mereka kemudian memblokir jalan raya dengan bus dan membakarnya.

Kerusuhan pun terjadi dan asap hitam terlihat mengepul di Caracas timur.

Asap tampak muncul di dekat hanggar helikopter, tempat para demonstran berhasil masuk masuk sebentar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.