Ada Upaya Kudeta, Kerusuhan Pecah di Venezuela

Kompas.com - 01/05/2019, 09:37 WIB
Bus pemerintah dibakar selama bentrokan dengan tentara yang setia kepada Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Peristiwa ini terjadi di sekitar pangkalan militer La Carlota di Caracas pada Selasa (30/4/2019). (AFP/Federico Parra) FEDERICO PARRABus pemerintah dibakar selama bentrokan dengan tentara yang setia kepada Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Peristiwa ini terjadi di sekitar pangkalan militer La Carlota di Caracas pada Selasa (30/4/2019). (AFP/Federico Parra)

CARACAS, KOMPAS.com - Kerusuhan melanda Venezuela ketika demonstran bentrok dengan polisi di jalan-jalan ibu kota pada Selasa (30/4/2019).

Kekacauan itu menyusul seruan pemimpin oposisi Juan Guaido kepada militer untuk bangkit melawan Presiden Nicolas Maduro.

Huru-hara tersebut diklaim pemerintah Venezuela sebagai percobaan kudeta untuk menggulingkan Maduro.

Laporan kantor berita AFP menyebutkan, upaya itu tampak direncanakan dengan hati-hati oleh Guaido untuk menunjukkan dukungan militer.

Baca juga: Oposisi Venezuela Klaim Didukung Militer, Reaksi Dunia Terbelah

Ribuan pendukung oposisi berbondong-bondong ke jalan raya di dekat pangkalan udara. Banyak dari mereka mengibarkan bendera Venezuela.

Meski demikian, kehadiran mereka disambut dengan tembakan dan gas air mata oleh tentara.

Sementara, pasukan yang mendukung Guaido mengenakan ban lengan biru untuk menunjukkan kesetiaan mereka kepada pemimpin oposisi.

Beberapa kendaraan menabrak kerumunan massa hingga melukai sejumlah pengunjuk rasa. Sebagian dari mereka kemudian memblokir jalan raya dengan bus dan membakarnya.

Kerusuhan pun terjadi dan asap hitam terlihat mengepul di Caracas timur.

Asap tampak muncul di dekat hanggar helikopter, tempat para demonstran berhasil masuk masuk sebentar.

"Hari ini adalah hari Maduro mengundurkan diri," kata seorang pengunjuk rasa.

"Hari ini adalah hari semua pengedar narkoba negara ini mengundurkan diri," lanjutnya.

"Hari ini kami memiliki Venezuela. Hari ini kami punya sebuah negara," imbuhnya.

Baca juga: Pemimpin Oposisi Venezuela Umumkan Tahap Akhir Operasi Gulingkan Maduro

Sebelumnya di Twitter, Guaido mengklaim para kepala militer telah memberikan dukungan total kepadanya.

Melalui pesan video, dia mengumpulkan pendukungnya dengan meyakinkan bahwa pasukan bersenjata telah bergabung untuk menggulingkan Maduro.

Video tersebut juga mengejutkan karena tokoh oposisi kunci Leopoldo Lopez berada di sisinya. Dia mengatakan, tentara sudah membebaskan Lopez dari tahanan rumah selama bertahun-tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X