Lawan Serangan Siber, Jepang Akan Kembangkan Virus

Kompas.com - 30/04/2019, 21:47 WIB
Ilustrasi MashableIlustrasi

KOMPAS.com - Jepang akan mengembangkan virus untuk kali pertama dalam rangka melawan serangan siber yang semakin marak terjadi di dunia maya. Proses pengembangan ini rencananya akan dimulai pada Maret 2020.

Kementerian Pertahanan Jepang tengah memilah virus yang memiliki kapasitas membobol sistem komputer. Mereka berharap, virus seperti itu bisa difungsikan sebagai penangkal atau senjata untuk melawan serangan siber.

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin pesat beberapa tahun ini, Pemerintah Jepang menyatakan akan meningkatkan sistem pertahanan mereka. Dengan demikian, pertahanan tidak hanya di wilayah darat, laut, dan udara, namun juga di area-area baru seperti dunia maya dan luar angkasa.

Jepang merasa pertahanan di dunia siber masih tertinggal dari banyak negara lain yang telah lebih dahulu memiliki sistem dan ahli untuk menangani kejahatan baru di dunia internet ini.

Teknisi ahli yang khusus menangani masalah internet di Jepang saat ini hanya sebanyak 150 orang, mereka pun berencana untuk menambahkan personil menjadi 220 orang.

Baca juga: Otoritas Jerman Tahan Seorang Tersangka Peretas Data Pribadi Ratusan Politisi

Menurut Kementerian Pertahanan Jepang, jumlah ini masih terbilang sangat kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat yang memiliki 6.200 teknisi ahli, Korea Utara 7.000, dan China 130.000.

Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan mempertimbangkan beberapa langkah spesifik yang akan dilakukan untuk mengatasi serangan siber.

Hal itu disebutkan setelah Jepang menyatakan akan meningkatkan pertahanan dunia maya di bawah pedoman pertahanan nasional terbaru, yang diluncurkan Desember lalu.

Virus yang akan dikembangkan nantinya hanya akan digunakan untuk keperluan pertahanan negara, bukan untuk melakukan serangan-serangan tertentu, kata salah satu sumber di kementerian.

Kebijakan pemerintah tentang penangkalan serangan siber ini hanya akan diterapkan untuk mengatasi serangan siber di laman atau sistem penting setingkat negara atau organisasi lain yang dianggap setara dengan suatu negara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X