Korut: Jika Terus Paksakan Kehendak, AS Bakal Hadapi "Konsekuensi Tak Diinginkan"

Kompas.com - 30/04/2019, 19:51 WIB
Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat mengawali hari kedua KTT di Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2/2019). (Twitter/White House) Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat mengawali hari kedua KTT di Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2/2019). (Twitter/White House)

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) memberikan peringatan kepada Amerika Serikat ( AS) agar tidak terus memaksakan denuklirisasi menurut kehendak mereka sendiri.

Pemimpin Korut Kim Jong Un dilaporkan memberikan tenggat waktu hingga akhir 2019 kepada AS untuk mengubah sikap selepas pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Trump Bantah AS Bayar Rp 28 Miliar ke Korut untuk Bebaskan Otto Warmbier

Pertemuan yang berlangsung di Hotel Metropole Hanoi, Vietnam, selama dua hari pada akhir Februari lalu itu gagal menghasilkan kesepakatan terkait denuklirisasi.


Baik Trump dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo meminta Kim untuk memenuhi janjinya dalam upaya melucuti senjata nuklir dan rudal berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Wakil Menteri Luar Negeri Korut Choe Sun Hui dikutip KCNA via Reuters Selasa (30/4/2019) berkata sebaiknya AS "mengubah sikap" jika negosiasi gagal.

"Mengubah sikap tidak hanya keistimewaan yang diperoleh AS. Namun keputusan itu bisa menjadi piliham kami juga jika kami memutuskan berubah pikiran," tegas Choe.

"Jika Amerika gagal untuk menentukan sikap sesuai dengan waktu yang kami berkan, jelas mereka bakal menghadapi sebuah konsukuensi yang tak diinginkan," tutur dia.

Choe juga mengatakan bahwa pendekatan Pyongyang tidaklah berubah Denuklirisasi itu bakal segera terjadi. Namun jika AS bersedia melakukan perubahan.

Selama ini, Korut meminta AS agar bersedia mencabut sebagian sanksi yang dirasa sangat memberatkan sebagai ganti penyerahan situs utama mereka.

Namun, Trump menawarkan "kesepakatan besar" di mana Washington bersedia mencabut sanksi jika negara komunis itu menyerahkan seluruh senjata nuklir dan rudal mereka.

"Kami tahu langkah yang kami ambil. Namun, kami belum bersedia melakukannya karena kami masih menunggu Amerika untuk memenuhi permintaan kami," terang Choe.

Baca juga: Korut Tagih Rp 28 Miliar kepada AS untuk Biaya Rumah Sakit Otto Warmbier

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X