Pemimpin Oposisi Venezuela Umumkan Tahap Akhir Operasi Gulingkan Maduro

Kompas.com - 30/04/2019, 18:52 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri) dan pemimpin oposisi Juan Guaido. AFP/YURI CORTEZ/JUAN BARRETOPresiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri) dan pemimpin oposisi Juan Guaido.

CARACAS, KOMPAS.com - Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mengumumkan adanya operasi tahap akhir dalam perjuangan untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.

Dalam video yang diunggah ke Twitter, Guaido dikelilingi oleh pria dengan seragam militer. Dikutip AFP Selasa (29/4/2019), Guaido mengklaim mendapat dukungan militer.

Dilaporkan video itu direkam di pangkalan udara Caracas. "Hari ini para tentara dan patriot pemberani yang mendukung konstitusi telah menjawab panggilan kami," tegas dia.

Baca juga: Maduro Diminta Waspada terhadap Pejabat Venezuela yang Pegang Visa AS


"Angkatan bersenjata telah mengambil keputusan yang benar, dan mereka sangat bergantung terhadap dukungan dari rakyat Venezuela," lanjut Guaido.

Diberitakan CNN, dalam unggahan lain di Twitter, Guaido menyatakan rakyat Venezuela telah berani mengambil keputusan untuk mengakhiri rezim Maduro.

"Pada momen ini saya tengah menggelar pertemuan dengan unit militer utama di angkatan bersenjata kami, mempersiapkan fase terakhir Operasi Kemerdekaan," papar dia.

Dalam twit itu, nampak sosok penting oposisi lainnya, Leopoldo Lopez, juga berdiri di sampingnya. Lopez mengklaim dia "dibebaskan" dari penjara dengan bantuan militer yang membelot.

Menteri Komunikasi VenezuelaJorge Rodriguez kemudian merespon dengan mengunggah kicauan bahwa pemerintah tengah menghadapi sekelompok kecil "pengkhianat" yang ingin melakukan kudeta.

Guaido yang menjabat sebagai Ketua Dewan Nasional Venezuela telah melancarkan protes terhadap pemerintahan Maduro selama beberapa bulan terakhir.

Dia mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara pada Januari lalu, dan segera mendapat dukungan dari sejumlah negara. Antara lain Amerika Serikat (AS).

Dia dilaporkan bepergian ke luar ibu kota Caracas dalam beberapa pekan terakhir dalam menggalang dukungan guna menjatuhkan Maduro dari kekuasaan.

Protes telah direncanakan digelar pada Rabu besok (1/5/2019) dengan Maduro menyebutnya sebagai aksi unjuk rasa terbesar sepanjang sejarah Venezuela.

Maduro selama ini telah menuduh Guaido sebagai boneka AS yang mencoba melaksanakan kudeta terhadap dirinya, dan melancarkan penangkapan terhadap pembantu Guaido.

Presiden yang berkuasa sejak 2013 itu juga mencabut kekebalan politik Guaido dan melarangnya meninggalkan Venezuela. Larangan yang sering dilanggar oleh pemimpin oposisi.

Baca juga: Maduro: Venezuela Siap Terima Bantuan Internasional

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X