Xi Jinping Minta Generasi Muda China Mencintai Partai Komunis

Kompas.com - 30/04/2019, 14:37 WIB
Presiden China Xi Jinping saat menyampaikan pidato di hadapan Kongres Rakyat Nasional di Beijing, 20 Maret 2018. AFP / NICOLAS ASFOURIPresiden China Xi Jinping saat menyampaikan pidato di hadapan Kongres Rakyat Nasional di Beijing, 20 Maret 2018.

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden China Xi Jinping meminta kepada seluruh generasi muda di negerinya untuk menunjukkan loyalitas kepada Partai Komunis, dan membangkitkan patriotisme.

Xi membawakan pidato selama satu jam di Aula Besar Rakyat untuk memperingati Pergerakan 4 Mei. Yakni aksi protes melawan kolonialisme dan imperialisme pada 1919.

Baca juga: Partai Komunis China Minta Anggotanya Rayakan Hari Ulang Tahun Politik, Apa Itu?

Dilansir AFP Selasa (30/4/2019), pidato itu dibawakan ketika partai tengah menghadapi perlambatan ekonomi dan sejumlah momen politik seperti Peringatan Lapangan Tiananmen 4 Juni 1989.

Dalam pidatonya di hadapan pemuda hingga kader Partai Komunis, Xi berkata akan sangat memalukan jika ada orang yang tidak patriotik atau bahkan mengkhianati tanah airnya.

"Dalam China yang kontemporer, inti dari kesetiaan adalah menggabungkan cinta dengan negara dan cinta terhadap partai serta sosialisme," kata Xi.

" Generasi muda China di era baru sekarang ini harus mendengarkan setiap perkataan partai dan mengikuti apa yang diperintahkan partai," lanjut presiden 65 tahun itu.

Peringatan 4 Mei 1919 merupakan pergerakan nasional di mana 3.000 mahasiswa Universitas Beijing berbaris menuju Lapangan Tiananmen setelah Jerman menyerahkan China kepada Jepang di akhir Perang Dunia I.

Sementara Xi berulang kali memuji ajaran filsuf Jerman Karl Marx serta Partai Komunis, pihak berwenang menindak para siswa Marxis yang mendukung gerakan buruh dalam beberapa bulan terakhir.

Xi menjelaskan di tengah tantangan eksternal yang dihadapi, rakyat China harus mempertahankan kekuatan dengan mematuhi aturan dan menciptakan hidup enak dengan kerja keras dan kejujuran.

"Generasi muda seharusnya tidak bersikap oportunistis dan mengambil jalan pintas," beber presiden berusia 65 tahun yang berkuasa sejak Maret 2013 tersebut.

AFP memberitakan, para pemuda, tentara, kalangan pekerja, hingga kader Partai Komunis mendengarkan pidato Xi. Bahkan, ada yang tekun mencatat setiap kalimatnya.

Baca juga: Presiden China Xi Jinping Ternyata adalah Penggemar Game of Thrones



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X