Pentagon Akan Kirim 320 Tentara Tambahan ke Perbatasan Meksiko

Kompas.com - 30/04/2019, 11:50 WIB
Tentara AS yang ditugaskan untuk misi penempatan di perbatasan Amerika dengan Meksiko, memasang kawat berduri untuk menghalau migran. AFP / JOHN MOORE / GETTY IMAGES NORTH AMERICATentara AS yang ditugaskan untuk misi penempatan di perbatasan Amerika dengan Meksiko, memasang kawat berduri untuk menghalau migran.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Departemen Pertahanan AS mengumumkan bahwa mereka akan kembali mengerahkan tentara tambahan ke perbatasan selatan dengan Meksiko.

Sekitar 320 tentara akan dikirim ke perbatasan untuk mendukung para petugas imigrasi.

Pasukan tersebut akan bergabung dengan sekitar 2.900 tentara militer dan 2.000 petugas Garda Nasional, yang saat ini ditempatkan di perbatasan. Mereka akan ditempatkan di perbatasan hingga akhir September tahun ini.

Juru bicara Pentagon, Letnan Kolonel Jamie Davis mengatakan, tentara tambahan tersebut akan bertugas membantu mengangkut para migran, memantau kesejahteraan para migran di tempat penampungan, serta menyediakan penghangat serta makanan.

Ditegaskan Davis, para tentara tambahan yang bakal dikirim tidak akan ditugaskan untuk menjalankan fungsi penegakan hukum.

Baca juga: Pentagon Kembali Perpanjang Misi Penempatan Tentara di Perbatasan Meksiko

"Dalam situasi apa pun yang mengharuskan personel Departemen Pertahanan berada dekat dengan para migran, personel penegak hukum Departemen Keamanan Dalam Negeri akan hadir untuk melakukan semua fungsi penahanan dan penegakan hukum," kata Davis, dikutip AFP.

Dalam beberapa bulan terakhir, ribuan migran telah tiba di Meksiko, terutama warga Amerika Tengah yang melarikan diri dari kemiskinan dan kekerasan di negara mereka.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menganggap para migran tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.

Trump pekan lalu juga mengatakan bahwa AS akan mengirimkan tentara bersenjata ke perbatasan selatan, menyusul insiden dengan tentara Meksiko yang mengarahkan senjatanya ke pasukan AS.

Presiden Trump telah menjadikan isu imigran ini sebagai inti dalam pesannya kepada orang-orang di parlemen. Trump bahkan menuliskan bahwa rombongan besar migran berjumlah hingga 20.000 orang sedang dalam perjalanan ke Meksiko untuk menuju perbatasan dan mencoba memasuki wilayah AS.

Isu migran juga telah mendorong Trump untuk menggencarkan proposal tembok perbatasan miliknya, yang membutuhkan anggaran hingga 5,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 79,9 triliun, dan belum disetujui parlemen.

Baca juga: Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X