Kompas.com - 30/04/2019, 11:41 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Kepolisian menangkap seorang pria dan perempuan setelah sebuah gambar yang memperlihatkan pemeriksaan post mortem jenazah pesebak bola Emiliano Sala beredar di Twitter.

Diwartakan Sky News, Senin (29/4/2019), polisi memulai penyelidikan pada 13 Februari lalu dan segera menghapus gambar tersebut.

Meski demikian, gambar post mortem Sala telah tersebar secara meluas di media sosial.

Dalam foto tersebut memperlihatkan tubuh Sala dengan tato khasnya pada lengan yang sedang melalui pemeriksaan.

Baca juga: Pilot yang Bawa Sala Tak Selesaikan Pelatihan Izin Terbang Komersial

Polisi menangkap seorang perempuan berusia 48 tahun asal Corsham, Wiltshire. Dia dicurigai memiliki akses tidak resmi ke materi pada komputer.

Walau telah ditangkap, dia dibebaskan dengan jaminan bersyarat.

Sementara, seorang pria berusia 62 tahun dari Calne, Wiltshire, juga ditangkap dengan kecurigaan yang sama. Dia juga sudah dibebaskan meski penyelidikan terus berlanjut.

Mereka ditangkap pada 18 Februari lalu, namun baru diumumkan pada Senin.

Seperti diketahui, Sala baru saja menandatangani kontrak dengan klub sepak bola Cardiff City saat pesawat pribadi yang dia tumpangi jatuh di Selat Inggris pada 21 Januari lalu.

Jenazahnya ditemukan di antara puing-puing pesawat pada 6 Februari 22019. Sementara, jasad pilot David Ibbotson belum ditemukan.

Pemeriksaan autopsi dilakukan pada 7 Februari di Holly Tree Lodge Mortuary.

"Kami telah bekerja dengan polisi untuk memastikan bagaimana gambar dari kamar mayat Holly Tree Lodge bisa diperoleh," kata Kepala Layanan Berkabung di Bournemouth, Linda Barker.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan tidak ada bukti pembobolan di kamar jenazah.

Baca juga: Setelah 3 Bulan Kepergian Emiliano Sala, Ayahnya Meninggal

"Tidak ada bukti yang menunjukkan setiap staf dari kamar jenazah atau karyawan lainnya melakukan kesalahan," demikian pernyataan polisi.

Inspektur Detektif Gemma Vinton mengatakan masyarakay untuk berhenti membagikan gambar tersebut karena menambah penderitaan keluarga dan teman-teman Sala.

Sementara, ayah pemain sepak bola itu, Horacio Sala, meninggal di rumahnya di Progreso di Argentina pada Jumat lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.