Kompas.com - 30/04/2019, 05:00 WIB

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi dilaporkan kembali menampakkan dirinya dalam sebuah video propaganda.

Tidak jelas di mana dan kapan video itu direkam. Dalam video itu, Baghdadi membahas tentang benteng terakhir mereka di Baghouz dan serangan terbaru ISIS.

Baca juga: ISIS Dinyatakan Kalah, ke Mana Perginya Pemimpin Mereka?

Diwartakan The Independent dan AFP Senin (29/4/2019), kemunculan Baghdadi merupakan yang pertama kali dalam lima tahun terakhir sejak mendeklarasikan "khilafah" di Mosul, Irak, pada 2014.

Menyusul direbutnya Baghouz oleh Pasukan Demokratik Suriah Maret lalu, intelijen negara Barat kini mulai berspekulasi di mana kira-kira Baghdadi.

Dari berbagai keterangan yang diperoleh, Baghdadi dilaporkan bersembunyi di padang gurun Irak atau Suriah. Terdapaat beberapa rekaman suara yang dirilis ISIS.

Meski begitu, rekaman tersebut masih belum memberi titik terang nasibnya. Dalam video yang dirilis, Baghdadi tengah duduk bersila dengan senapan serbu berada di dekatnya.

Dia tengah menghadapi tiga pria dengan muka yang disamarkan. "Pertempuran untuk mempertahankan Baghouz telah usai," ucap Baghdadi dalam diskusi itu.

Namun, dia bersikukuh "perang panjang" ISIS dengan dunia Barat masih terus berlanjut, dengan dia menyebut ISIS bakal membalas dendam terhadap anggotanya yang dibunuh.

"Masih banyak lagi anggota yang bakal menyongsong pertempuran ini," terang pria berusia 47 tahun itu dengan jenggot berwarna abu-abu dengan nada pelan.

Video itu berjudul "Di Tengah Keramahan Emir Orang Percaya" dan berdurasi 18 menit. Dia juga memuji serangan bom bunuh diri yang terjadi di Sri Lanka pekan lalu.

Ledakan bom yang berlangsung saat perayaan Minggu Paskah (21/4/2019) di gereja serta hotel mewah itu telah menewaskan 253 orang, termasuk 40 warga asing.

"Teruntuk saudara kita di Sri Lanka, saya begitu senang ketika mendengar serangan bom bunuh diri. Membalaskan kaum kita di Baghouz," ujar Baghdadi.

Baca juga: Upaya Kudeta terhadap Pemimpin ISIS Dikabarkan Berlangsung Sengit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.