Kompas.com - 29/04/2019, 19:02 WIB
|

MELBOURNE, KOMPAS.com - Seorang dokter asal Malaysia kehilangan izin kerjanya di Malaysia setelah mengatakan perempuan layak untuk diperkosa.

Awal bulan ini, Dr Christopher Kwan Chen Lee dijatuhi sanksi tak boleh melakukan praktik selama enam pekan oleh pengadilan kedokteran Tasmania.

Sanksi ini diberikan setelah Lee mengaku telah mengunggah serangkaian pernyataan seksis dan rasialis ke media sosial.

Sebelum bekerja di Tasmania, tahun lalu Lee mulai bekerja di RS Box Hill, negara bagian Victoria, sebagai dokter IGD.

Baca juga: Sarankan Ganja untuk Atasi Amukan Anak, Izin Praktik Dokter Ini Dicabut

Sanksi pengadilan ini membuat Lee tidak bisa bekerja di mana pun di Australia.

Namun, sanksi Lee baru berlaku pada Mei mendatang untuk memberi waktu rumah sakit tempatnya bekerja mencari pengganti.

Namun, akibat desakan publik terkait komentar Lee di media sosial, rumah sakit langsung melarang Lee masuk bekerja.

"Dr Lee tidak akan kembali bekerja hingga investigasi ini selesai," demikian pernyataan Eastern Health, institusi yang mengawasi rumah sakit dan para dokter di wilayah timur Australia.

"Eastern Health menangani serius masalah ini. Kami menghargai keberagamian, inklusifitas, dan saling menghormati serta tidak mentolerir komentar-komentar semacam ini," masih pernyataan Eastern Health.

Tak hanya pernyataan soal perempuan yang membuat Lee bermasalah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.