Kekayaan Pemimpin Tertinggi Iran Setara Separuh Utang Luar Negeri Indonesia

Kompas.com - 26/04/2019, 21:08 WIB
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. AFPPemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, disebut memiliki kekayaan hingga 200 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 2.800 triliun.

Klaim itu disampaikan kantor kedutaan besar AS di Baghdad, di tengah ketegangan antara kedua negara yang terus meningkat, Kamis (25/4/2019).

"Korupsi telah merajalela di semua bagian rezim Iran, mulai dari puncak teratas," tulis postingan di halaman resmi kedutaan, seperti dikutip The New Arab.

"Kepemilikan pemimpin tertinggi saat ini, Ali Khamenei, seorang diri saja diperkirakan mencapai 200 miliar dolar AS (sekitar Rp 2.800 triliun)."

"Sementara banyak warga yang menderita dalam kemiskinan karena kondisi ekonomi di Iran yang mengerikan setelah selama 40 tahun dipimpin oleh mullah," lanjut tulisan tersebut.

Total kekayaan pemimpin tertinggi Iran tersebut dapat membayar separuh utang luar negeri Indonesia yang menurut laporan akhir Februari lalu mencapai 388 miliar dolar AS atau sekitar Rp 5.500 triliun.

Baca juga: Akhir Februari, Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 388,7 Miliar Dollar AS

Laporan kedutaan besar AS yang menyerang Iran ini bukan kali pertama terjadi. Bulan Februari lalu, saat peringatan 40 tahun revolusi Islam di Iran, kedubes AS untuk Irak juga menyerukan pergantian rezim di Iran.

Unggahan itu langsung menuai kritik dari para politisi Irak, termasuk faksi-faksi Syiah pro-Iran.

Banyak dari petinggi Irak yang secara terbuka mengungkapkan tidak lagi mendukung kehadiran militer AS di Irak setelah pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebut ingin menjadikan Irak untuk memata-matai Iran.

"Pernyataan ini melanggar norma diplomatik," ujar Taleb al-Bahadli, pemimpin Partai Dawa, dalam panggilan telepon dengan The New Arab.

"Tidak ada kedutaan asing yang menyerang negara lain dari dalam wilayah negara tuan rumah," tambahnya, menyerukan pemerintah Irak untuk bertindak.

Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei Minta Irak Usir Pasukan AS Secepatnya

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X