Kim Jong Un Terlambat 2 Jam Sempat Bikin Petugas Gulung Karpet Merah

Kompas.com - 26/04/2019, 13:16 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan karangan bunga di sebuah memorial angkatan laut di Vladivostok, Rusia, Jumat (26/4/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Shamil ZhumatovPemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan karangan bunga di sebuah memorial angkatan laut di Vladivostok, Rusia, Jumat (26/4/2019).

VLADIVOSTOK, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dilaporkan membuat pasukan kehormatan dan petugas di kota Vladivostok, Rusia, menunggu karena dia datang terlambat.

Diwartakan AFP Jumat (26/4/2019), Kim dijadwalkan untuk hadir dalam upacara peletakkan karangan bunga pada pukul 10.00 waktu setempat selepas pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin.

Baca juga: Saat Kereta Lapis Baja Tiba di Rusia, Pengawal Kim Jong Un Langsung Lakukan Ini

Pasukan kehormatan dan band militer yang menunggu di tengah hujan sempat mendapat pemberitahun bahwa acara peringatan Perang Dunia II di markas Armada Pasifik Rusia itu dibatalkan.

Pemberitahuan itu sempat membuat petugas menggulung karpet merah. Namun saat siang, karpet itu dibentangkan lagi dan pasukan kehormatan kembali ke posisinya.

Beberapa menit kemudian, Kim menginjakkan kakinya dari balik limosin hitam. Pemimpin yang berkuasa sejak 2011 tersebut akhirnya datang setelah dua jam terlambat.

Band militer kemudian memainkan musik dengan khidmat. Upacara peletakkan karangan bunga besar di dekat api abadi pun dilaporkan berlangsung dengan lancar.

Mengenakan mantel double-breasted dan topi hitam, Kim naik ke api abadi untuk meletakkan karangan bunga. Kemudian mundur dan berdiri dengan topi dibawa.

Berdiri di belakang pemimpin berusia 35 tahun itu adalah sejumlah pejabat lokal. Termasuk Gubernur Region Primorye Oleg Kozhemyako yang memegang anyelir.

Setelah upacara selesai, Kim sempat berbincang dengan beberapa ofisial militer Rusia sebelum masuk ke dalam limosin hitam dan pergi bersama iring-iringan.

Kim sampai di kota pelabuhan itu pada Rabu (24/4/2019) menggunakan kereta lapis baja. Keesokan harinya (25/4/2019), dia menggelar pertemuan selama lima jam dengan Putin.

Selepas pertemuan, Putin segera bertolak ke China untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Inisiatif Sabuk dan Jalan di China. Sementara Kim tetap tinggal.

Media Rusia memberitakan Kim seharusnya mengunjungi akuarium Vladivostok dan menyaksikan balet. Namun, kunjungan itu nampaknya dipersingkat, dan dia meninggalkan Rusia lebih awal.

Baca juga: Sambut Kim Jong Un, Putin Datang 30 Menit Lebih Awal

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X