Terduga Dalang Ledakan Bom Sri Lanka Dikabarkan Tewas

Kompas.com - 26/04/2019, 12:28 WIB
Sekelompok pria yang diyakini merupakan pelaku bom Sri Lanka terlihat di sebuah lokasi yang tidak diketahui dalam gambar yang diambil dari video yang diunggah oleh agensi berita Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) AMAQ, Selasa (23/4/2019), dan diterima oleh Reuters melalui SITE Intel Group. Tengah dilaporkan bernama Zahran Hashim yang disebut sebagai dalang ledakan bom tersebut. ANTARA FOTO/AMAQ via SITE INTEL GROUP/Handout via REUTERS TV/cfoSekelompok pria yang diyakini merupakan pelaku bom Sri Lanka terlihat di sebuah lokasi yang tidak diketahui dalam gambar yang diambil dari video yang diunggah oleh agensi berita Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) AMAQ, Selasa (23/4/2019), dan diterima oleh Reuters melalui SITE Intel Group. Tengah dilaporkan bernama Zahran Hashim yang disebut sebagai dalang ledakan bom tersebut.

COLOMBO, KOMPAS.com - Terduga dalang gelombang ledakan bom yang menghantam Sri Lanka pada Minggu Paskah (21/4/2019) dilaporkan tewas di salah satu lokasi serangan.

"Apa yang intelijen sampaikan kepada saya adalah Zahran tewas dalam serangan di Hotel Shangri-La," kata Presiden Maithripala Sirisena dikutip AFP Jumat (26/4/2019).

Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Ini Frustrasi karena Gagal Meledak

Sirisena merujuk kepada Zahran Hashim. Pria yang diduga sebagai pengatur serangan bom bunuh diri di delapan tempat yang menewaskan 253 orang itu.


Hashim muncul dalam video yang dirilis Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) setelah kelompok itu mengklaim bertanggung jawab dalam serangan yang menyasar gereja dan hotel mewah.

Dalam video tersebut, Hashim memimpin tujuh orang lain yang menutupi muka mereka ketika menyatakan sumpah setia terhadap Pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi.

Sirisena mengatakan peran Hashim adalah memimpin serangan di Hotel Shangri-La ditemani oleh pelaku kedua yang diidentifikasi bernama "Ilham".

Berdasarkan pemberitaan media luar, Ilham yang dimaksud merupakan Ilham Ibrahim, adik Inshaf Ibrahim yang juga pelaku bom bunuh diri di Hotel Grand Cinnamon.

Sejak video ISIS yang menunjukkan dia muncul melalui media propaganda Amaq, aparat keamanan Sri Lanka memburu Hashim yang diyakini berusia 40 tahun tersebut.

Dia disebut sebagai pemimpin dari National Thawheeth Jamaath (NJT), kelompok ekstremis lokal yang disebut pemerintah Sri Lanka paling bertanggung jawab.

Sepak terjangnya sebelum serangan tidak terlalu diketahui. Namun, pemimpin Muslim lokal menyebut Hashim sebagai sosok radikal melalui pandangan maupun perilakunya.

Baca juga: Sri Lanka Turunkan Total Korban Tewas Teror Jadi 253 Orang, Mengapa?

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X