Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Ini Frustrasi karena Gagal Meledak

Kompas.com - 26/04/2019, 11:56 WIB
Rekaman yang diperoleh Sky News menunjukkan pelaku bom bunuh diri Sri Lanka yang diyakini bernama Abdul Lathief Jameel Mohamed tengah melaksanakan aksinya di Hotel Taj, Colombo.via Sky News Rekaman yang diperoleh Sky News menunjukkan pelaku bom bunuh diri Sri Lanka yang diyakini bernama Abdul Lathief Jameel Mohamed tengah melaksanakan aksinya di Hotel Taj, Colombo.

COLOMBO, KOMPAS.com - Sebuah potongan rekaman kamera pengawas menunjukkan upaya gagal yang dilakukan pelaku bom bunuh diri Sri Lanka saat hendak beraksi di sebuah hotel.

Dalam kamera CCTV yang diperoleh dan dirilis Sky News Kamis (25/4/2019), pelaku yang diidentifikasi Abdul Lathief Jameel Mohamed terlihat bercambang dan mengenakan ransel.

Sambil menyamar dengan memakai topi, dia membawa ransel yang berisi bom dan koper di Hotel Taj yang berlokasi di ibu kota Colombo saat Minggu Paskah (21/4/2019).

Baca juga: Sri Lanka Turunkan Total Korban Tewas Teror Jadi 253 Orang, Mengapa?


Dia termasuk dalam delapan pelaku ledakan bom yang melakukan serangan terkoordinasi di hotel dan gereja Sri Lanka. Bedanya, hanya dia yang bisa dikatakan gagal.

Petugas keamanan mengungkapkan Mohamed meninggalkan Taj yang termasuk hotel bintang lima dalam keadaan frustrasi. Diduga karena bomnya gagal meledak.

Salah satu sumber menuturkan pria berusia 36 tahun itu mengganti pakaiannya yang bergaris dengan kaus lengan pendek, dan menyetop becak yang membawanya ke Dehiwala.

Dia bermaksud untuk check in di pemondokan Tropical Inn pada pukul 09.30 waktu setempat. Atau momen ketika gelombang ledakan bom sudah terjadi di tujuh titik lainnya.

Manajer Tropical Inn Sumith Vijelal mengatakan, Mohamed pergi ke tempatnya berdasarkan rekomendasi dari pengemudi becak yang merupakan teman karibnya.

Si pengemudi becak yang tidak disebutkan identitasnya itu dilaporkan saat ini berada dalam penyelidikan polisi. Namun dia dikabarkan bakal segera dibebaskan.

Di pondok tamu itu, Mohamed meminta sebuah kamar dengan kunci dan melempar tasnya sebelum pergi ke luar. Dia dikabarkan mengunjungi masjid terdekat.

Dia kemudian kembali ke kamarnya oukul 13.30, kembali ke kamarnya, dan delapan menit kemudian dia meledakkan diri. Ledakan itu membunuh pasangan yang berada di kamar sebelah.

Mohamed dilaporkan sudah berada dalam pengawasan polisi. Dia mempunyai dua paspor dan sering bepergian. Diyakini, dia sempat singgah ke Suriah.

Dia pertama kali bertolak ke Inggris pada 1 Januari 2006 untuk mempelajari teknik dirgantara di Universitas Kingston, dan kembali ke Sri Lanka setahun berselang.

Dia kembali ke Inggris pada 2008. Saat itu, petugas otoritas setempat tengah mengawasi gerak-gerik kelompok ekstremis. Empat tahun kemudian, dia berpindah-pindah antara Malaysia, Singapura, dan Sri Lanka.

Dia dikabarkan menempuh pendidikan pasca-sarjana di Australia dan mempunyai istri serta anak. Saat ini, fokus penyelidikan adalah bagaimana dia menjadi radikal.

Keterangan yang diperoleh Sky News itu sesuai dengan pernyataan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe bahwa pelaku rata-rata berpendidikan tinggi dan berasal dari keluarga kaya.

Antara lain kakak beradik Inshaf dan Ilham Ibrahim yang melaksanakan aksinya di Hotel Grand Cinnamon serta Shangri-La. Keduanya merupakan putra dari pedagang rempah-rempah tersohor Sri Lanka.

Baca juga: Pelaku Ledakan Bom Sri Lanka Sempat Ditahan Aparat Sebelum Dibebaskan



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Internasional
Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Internasional
Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional

Close Ads X