Minta Pembebasan Rekannya, Aktivis Perempuan Saudi Berkendara Keliling AS

Kompas.com - 26/04/2019, 08:33 WIB
Aktivis perempuan Arab Saudi Manal al-Sharif, yang kini tinggal di Uni Emirat Arab, menunjukkan lambang kemenangan dengan jarinya saat dia mengemudikan mobilnya di Dubai.AFP Aktivis perempuan Arab Saudi Manal al-Sharif, yang kini tinggal di Uni Emirat Arab, menunjukkan lambang kemenangan dengan jarinya saat dia mengemudikan mobilnya di Dubai.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Aktivis Arab Saudi yang mempelopori hak mengemudi bagi perempuan di negara itu, Manal al-Sharif kini kembali turun ke jalan untuk menarik perhatian dunia.

Dengan mengemudi mobil berkeliling AS, dia menunjukkan ketidakadilan yang terjadi di Saudi karena sejumlah rekan aktivis perempuannya masih ditahan.

Diwartakan CNN, Rabu (24/4/2019), Sharif memulai perjalanannya di San Francisco pada 12 Paril lalu, dan akan menempuh jarak sekitar 4.800 km ke Washington DC.

Baca juga: Bebas dari Hukuman Mati di Saudi, 2 WNI Dipulangkan ke Indonesia


"Ini benar-benar mengkhawatirkan, dunia tidak melihat pelanggaran HAM dan hak perempuan di negara saya," katanya.

"Teman-teman saya yang berjuang bersama saya, semuanya dipenjara saat ini dan mereka disiksa," ujarnya.

"Harapan saya dengan kampanye ini bisa membantu pembebasan mereka," lanjutnya.

Sharif dikenal dunia ketika mereka video dirinya mengemudi di Saudi pada 2011, dan kemudian mengunggahnya di YouTube.

Tindakan tersebut membuatnya dipenjara, sekaligus menarik perhatian dunia. Dibebaskan 10 hari kemudian, dia terus mengkampanyekan hak mengemudi bagi perempuan.

"Jika bisa mengendarai mobil sendiri, kami dapat mengarahkan hidup kami sendiri," tuturnya.

Pada 24 Juni 2018, perjuangan Sharif dan kawan-kawannya membuah hasil karena pada akhirnya pemerintah Saudi mencabut larangan mengemudi bagi perempuan.

Namun, aktivis perempuan tetap dipenjara dan diadili karena aksi mereka memperjuangkan hak.

Baca juga: Arab Saudi Eksekusi 37 Terpidana Mati Kasus Terorisme

"Ketika Putra Mahkota Mohammed bin Salman berkuasa, kami semua tertipu bahwa dia merupakan seorang reformis," ucapnya.

Dia memilih untuk berkendara melintasi AS untuk menyoroti hubungan dekat antara negara itu dengan Saudi.

"Saya kehilangan harapan," katanya yang makin putus asa setelah kematian jurnalis Jamal Khashoggi.



Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X