Kompas.com - 26/04/2019, 06:44 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Utara memberikan tagihan senilai 2 juta dollar AS atau sekitar Rp 28,3 miliar kepada Amerika Serikat,.

Laporan CNN, Kamis (26/4/2019), menyebutkan tagihan itu merupakan biaya perawatan di rumah sakit bagi Otto Warmbier, mahasiswa AS yang ditahan oleh Korea Utara.

Negara pimpinan Kim Jong Un itu menekan AS agar menandatangani janji pembayaran tagihan sebelum pembebasan Warmbier pada 2017.

Baca juga: Bak Roller Coaster, Begini Kilas Balik Hubungan Rusia dan Korea Utara

Perihal tagihan biaya rumah sakit tersebut berdasarkan keterangan dari dua sumber.

Tagihan tersebut diserahkan kepada Joseph Yun, mantan Perwakilan Khusus Kementerian Luar Negeri AS untuk Korea Utara yang melakukan perjalanan ke Pyongyang pada Juni 2017 untuk membawa pulang Warmbier.

Mahasiswa itu dibebaskan dalam keadaan koma dari tahanan Korea Utara. Namun, Warmbier meninggal dunia setelah kembali ke AS.

Yun mendapat perintah dari Presiden Donald Trump untuk membawa pulang Warmbier.

Dia menginformasikan mengenai tagihan rumah sakit kepada Menteri Luar Negeri AS kala itu Rex Tillerson.

Tillerson kemudian memberi tahu Trump soal biaya perawatan Warmbier, yang selanjutnya ditandatangani oleh Yun saat menjemput pemuda tersebut.

Yun tidak mau mengonfirmasi laporan tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.