Biden Minta Obama Tak Promosikan Dirinya sebagai Calon Presiden

Kompas.com - 25/04/2019, 23:56 WIB
Mantan wakil presiden AS Joe Biden. AFP / SCOTT OLSON / GETTY IMAGES NORTH AMERICAMantan wakil presiden AS Joe Biden.

WILMINGTON, KOMPAS.com - Mantan wakil presiden Amerika Serikat Joe Biden, yang baru saja mengumumkan maju dalam pemilihan presiden AS 2020, meminta Barack Obama tidak ikut mempromosikan dirinya.

Tak lama setelah pengumuman Biden, sebuah sumber yang akrab dengan pemikiran Obama mengatakan bahwa mantan presiden itu tidak mendukung sejak awal.

Menurut Biden, dirinya harus berusaha memenangkan nominasi sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat dengan usahanya sendiri.

"Saya meminta (mantan) presiden Obama untuk tidak ikut membantu promosi," kata Biden kepada wartawan di Wilmington, Delaware, Kamis (25/4/2019).

Baca juga: Joe Biden Resmi Umumkan Maju dalam Pilpres AS 2020

"Karena siapa pun yang memenangkan nominasi ini harus memenangkannya dengan kemampuannya sendiri," lanjut politisi berusia 76 tahun itu, dikutip AFP.

Biden menjadi kandidat terbaru yang mengumumkan keikutsertaannya dalam pemilihan calon presiden Partai Demokrat, menjadikan jumlah kandidat menjadi 20 orang.

Biden akan bersaing dengan Senator Bernie Sanders, Elizabeth Warren, dan Kamala Harris, serta beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan mantan anggota kabinet Obama, juga mantan anggota kabinet Obama, Julian Castro.

Kendati baru resmi mengumumkan pencalonan dirinya, namun nama Biden yang telah lama diyakini bakal maju dalam Pilpres AS 2020, disebut telah memimpin survei untuk pemilihan kandidat dari Demokrat.

Saat ditanya apakah dirinya percaya bahwa dia akan menjadi pilihan terbaik Partai Demokrat untuk melawan Presiden Donald Trump dalam pemilu 2020, Biden menolak menjawab. Menurutnya, hal itu hanya bisa diputuskan oleh Partai Demokrat.

Sumber Obama mengatakan, mantan panglima itu senang dengan bakat yang luar biasa dan beragam dalam jajaran kandidat calon presiden Partai Demokrat.

Ditambahkannya, akan lebih baik jika para kandidat sama-sama memaparkan diri mereka sendiri secara langsung kepada para pemilih, dibandingkan meminta dukungan dari pihak lain.

Dilansir BBC, Biden disebut sebagai kandidat Demokrat paling berpengalaman.

Selain sempat menjabat sebagai wakil presiden di era Barack Obama selama dua periode, Biden juga pernah menjabat sebagai senator selama enam masa jabatan. Dia juga sempat maju untuk pemilihan presiden pada 1988 dan 2008.

Biden sempat disebut akan maju lagi pada 2016, tetapi batal terlaksana setelah kematian putranya, Beau, akibat tumor otak.

Baca juga: Trump Ejek Video Permintaan Maaf Biden di Media Sosial

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X