Kesal Tahu Dirinya Bukan Ayah Kandung, Pria di AS Pukul Bayi Usia 4 Bulan hingga Tewas

Kompas.com - 25/04/2019, 23:39 WIB
Ilustrasi bayi dalam keranjang.THINKSTOCK Ilustrasi bayi dalam keranjang.

MEMPHIS, KOMPAS.com - Seorang pria asal Tennessee ditahan dan diancam dakwaan pembunuhan tingkat pertama setelah memukul bayi usia 4 bulan hingga tewas.

Pria bernama Jose Avila-Agurcia (33) itu, diduga kesal setelah mengetahui jika dia bukanlah ayah dari bayi yang dia sangka sebagai anak kandungnya.

Dia pun memukul bayi bernama Alexander Lizondro-Chacon hingga tewas. Insiden penganiayaan bayi oleh pelaku itu terjadi pada 12 April lalu. Demikian menurut laporan permohonan banding komersial, dikutip New York Post.

Polisi tiba di lokasi kejadian di Court Avenue setelah menerima laporan dari ibu korban, Mercy Lizondro-Chacon, yang mengatakan anaknya mengalami kesulitan bernapas.


Baca juga: Usai Digendong dan Didoakan Bayi Ini Meninggal di Pesawat Air Asia

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal akibat trauma benda tumpul di bagian kepala.

Bayi itu juga diketahui menderita pneumonia, serta tengkorak dan tulang rusuk yang retak.

Ibu bayi, Lizondro-Chacon dan tersangka, Avila-Agurcia kemudian memberi pernyataan kepada penyelidik dua hari berselang.

Kepada penyelidik keduanya mengaku merawat bayi itu dan tidak mengetahui bagaimana bayi itu terluka. Kata keduanya dalam pernyataan tertulis.

Polisi kemudian menetapkan Avila-Agurcia sebagai tersangka dalam kematian bayi itu, setelah Lizondro-Chacon mengatakan kepada penyelidik bahwa pasangannya telah memukul korban beberapa kali di bagian kepala.

Diduga dia marah dan kecewa setelah mengetahui bahwa dirinya bukanlah ayah kandung dari bayi itu. Lanjut pernyataan tertulis ibu korban.

Petugas pemeriksa medis dari Shelby County yang memeriksa korban telah menyimpulkan bahwa kematian bayi itu sebagai pembunuhan.

Sementara tersangka Avila-Agurcia, telah ditahan tanpa jaminan dan akan dihadirkan di hadapan pengadilan pada Kamis (25/4/2019).

Baca juga: Bayi Yunani Lahir dari Persatuan Dua Ibu dan Satu Ayah, Kok Bisa?



Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X