Sambut Kim Jong Un, Putin Datang 30 Menit Lebih Awal

Kompas.com - 25/04/2019, 21:24 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan di Universitas Federal Timur Jauh Vladivostok Kamis (25/4/2019). Sputnik/Kremlin pool/Alexey NikolskyPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan di Universitas Federal Timur Jauh Vladivostok Kamis (25/4/2019).

VLADIVOSTOK, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin membuat publik terkejut ketika menyambut Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam pertemuan perdana mereka.

Sebabnya sebagaiana diberitakan Yonhap Kamis (25/4/2019), Putin dikenal sebagai pemimpin yang kerap datang terlambat saat bertemu pemimpin dunia lainnya.

Keterlambatan Putin yang legendaris menjadi tajuk berita internasional sejak dia memegang tampuk kekuasaan pada 2000. Paling anyar adalah pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Putin: Ini Permintaan Kim Jong Un jika Ingin Denuklirisasi


Dalam pertemuan mereka di Helsinki, Finlandia, pada Juli 2018 lalu, Trump harus dibuat menunggu hampir selama satu jam sebelum presiden 66 tahun itu datang.

Putin juga pernah membuat Kanselir Jerman Angela Merkel menunggu selama 4 jam 15 menit pada 2014. Kemudian Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye menunggu selama 30 menit di 2013.

Namun dalam pertemuan dengan Kim yang digelar di Universitas Federal Timur Jauh Vladivostok, Putin tak saja datang tepat waktu dalam menyambut tamunya.

Malah, dia datang 30 menit lebih awal. Dia menyambut Kim dengan hangat ketika sang pemimpin muda itu keluar dari limosinnya yang membalas dengan berterima kasih atas undangannya.

"Putin jelas menjalankan tugasnya sebagai tuan rumah meski protokol nampaknya mempersiapkan agenda itu dengan terburu-buru," ujar seorang pengamat kepada Yonhap.

Cerita pertemuan dua kepala negara itu tak berhenti di sana. Gubernur Region Primorye Oleg Kozhemyako berujar, Kim sangat ingin mencoba kuliner Rusia.

"Semua ragam kuliner Rusia bakal kami hidangkan. Kami mungkin akan menawarkan borscht, pangsit. Saya tidak ragu juga menyebut kaviar bakal ada di meja," papar Kozhemyako.

Borscht merupakan sejenis sup dengan bahan utama umbi bit yang jamak dijumpai di Eropa Timur maupun Asia Utara. Prediksi Kozhemyako menjadi kenyataan.

Dilansir Washington Post, borscht menjadi hidangan utama bersama dengan daging rusa, pangsit, salad kepiting, fillet ikan cod yang disiram saus dill, dan daging Khabarovsk dengan terong dalam acara makan malam.

Untuk pencuci mulut, Kim mendapat tawaran dua jenis wine dan kue cokelat serta karamel. Kim juga dijamu dengan kaviar dan berkesempatan mengunjungi pabrik roti.

Berdasarkan laporan Interfax, Putin dan Kim disuguhi penampilan tari Cossack dan mendengarkan lagu klasik seperti Ochi Chyornye, serta penampilan Swan Lake's Ballet.

Baca juga: Dalam Pertemuan Bersejarah, Ini yang Dibicarakan Putin dan Kim Jong Un

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X