Taipan Rempah-rempah Sri Lanka Diduga Bantu Anaknya dalam Serangan Bom Bunuh Diri

Kompas.com - 25/04/2019, 17:28 WIB
Beginilah kondisi bagian dalam gereja St Sebastian di Negombo, Sri Lanka usai diguncang bom bunuh diri pada Minggu (21/4/2019). AFP/ISHARA S. KODIKARABeginilah kondisi bagian dalam gereja St Sebastian di Negombo, Sri Lanka usai diguncang bom bunuh diri pada Minggu (21/4/2019).

COLOMBO, KOMPAS.com - Seorang taipan rempah-rempah kaya Sri Lanka dilaporkan ditangkap buntut peristiwa ledakan bom yang terjadi saat perayaan Minggu Paskah (21/4/2019).

Mohamed Yusuf Ibrahim dibekuk di rumahnya setelah dua anaknya, Inshaf dan Ilham, menjadi pelaku bom bunuh diri dalam insiden yang menewaskan 359 orang itu.

Baca juga: Ledakan Kembali Terjadi di Sri Lanka, Tidak Ada Korban Jiwa

Inshaf yang merupakan kakak Ilham meledakkan diri di Hotel Grand Cinnamon ketika mengantre sarapan. Sementara Ilham mengaktifkan bomnya di Hotel Shangri-La.


Juru bicara polisi Ruwan Gunasekera dikutip CNN Kamis (25/4/2019) berkata, Ibrahim ditahan setelah diduga dia membantu dan bersekongkol dengan anaknya.

Gunasekera menambahkan, seluruh anggota keluarga Ibrahim diyakini sudah berada dalam penahanan. Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe berkata, insiden itu terbilang "mengejutkan".

Pasalnya, kesembilan pelaku bom bunuh diri yang diumumkan oleh aparat penegak hukum berasal dari kalangan menengah ke atas dan mendapat pendidikan tinggi.

Misalnya adalah Abdul Lathief Jameel Mohamed, salah satu pelaku ledakan bom, yang pernah menempuh studi di Universitas Kingston sebelum mengambil pasca-sarjana di Australia.

"Saya bisa mengonfirmasi bahwa pelaku bom bunuh diri itu pernah tinggal di Australia," kata Perdana Menteri Scott Morrison sebagaimana diberitakan news.com.au.

Wickremesinghe menjelaskan beberapa pelaku itu sebenarnya sudah berada dalam pengawasan. Namun, otoritas tak punya cukup bukti untuk menangkapnya.

Gunasekera melanjutkan, otoritas penegak hukum telah menyerbu lima tempat persembunyian di seluruh Sri Lanka yang ada hubungannya dengan insiden Minggu Paskah.

Sekitar 70 orang ditangkap dengan Gunasekera menyatakan kebanyakan dari mereka merupakan anggota keluarga maupun rekan dari pelaku bom bunuh diri.

Sri Lanka berada dalam status siaga dengan pihak keamanan melakukan serangkaian pencegahan terhadap benda mencurigakan yang dianggap berisi peledak.

Baca juga: Diserbu Polisi, Istri Pelaku Bom Sri Lanka Meledakkan Diri dalam Keadaan Hamil

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X