Dalam Pertemuan Bersejarah, Ini yang Dibicarakan Putin dan Kim Jong Un

Kompas.com - 25/04/2019, 12:17 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebelum pembicaraan mereka di kampus Far Eastern Federal University di pulau Russky di pelabuhan Vladivostok, Rusia, Kamis (25/4/2019). (AFP/POOL/Alexander Zemlianichenko) ALEXANDER ZEMLIANICHENKOPresiden Rusia Vladimir Putin menyambut pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebelum pembicaraan mereka di kampus Far Eastern Federal University di pulau Russky di pelabuhan Vladivostok, Rusia, Kamis (25/4/2019). (AFP/POOL/Alexander Zemlianichenko)

VLADIVOSTOK, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mendapat kunjungan tamu istimewa dari Korea Utara, Kim Jong Un, pada Kamis (25/4/2019).

Kepada Kim, Putin menyatakan dukungan penuh terhadap upaya untuk meredakan ketegangan di Semenanjung Korea.

Selain itu, dia ingin meningkatkan hubungan ekonomi dengan negara yang mendapat sanksi dari AS itu.

Baca juga: Kim Jong Un Disebut Eksekusi 4 Pejabat yang Bocorkan Informasi ke AS

"Saya percaya kunjungan Anda ke Rusia hari ini akan membantuk kita memahami lebih baik bagaimana memecahkan situasi di semenanjung Korea," katanya dalam pertemuan pertama di antara keduanya, seperti dikutip dari AFP.

"Juga apa yang bisa dilakukan Rusia untuk mendukung proses positif yang sedang terjadi," ujarnya.

Sementara, Kim mengaku berharap pengembangan hubungan tradisional dengan Rusia.

"Saya pikir ini akan menjadi pertemuan yang sangat bermanfaat bagi hubungan kedua negara, yang memiliki pertemanan lama dan sejarah, menjadi lebih stabil dan satu suara," tuturnya.

"Saat negara berfokus pada semenanjung Korea, saya rasa kami akan menggelar dialog yang bermakna," imbuhnya.

Diwartakan The Moscow Times, Kim meninggalkan Korea Utara menggunakan kereta api menuju Rusia pada Rabu (24/4/2019).

Kim bertemu dengan pemimpin Rusia itu dalam KTT pertama keduanya sejak Putin berkuasa pada 2011.

Baca juga: Kim Jong Un: Saya Datang ke Rusia dengan Perasaan Seluruh Rakyat Saya

Kim mendapat tawaran undangan dari Rusia pada tahun lalu. Kunjungannya ke Rusia menunjukkan bahwa penguasa Korea Utara itu memiliki sumber dukungan alternatif setelah pertemuannya yang gagal dengan Presiden AS Donald Trump di Hanoi.

Akibatnya, Korea Utara tidak memiliki jalan yang jelas untuk kabur dari embargo ekonomi internasional yang dipimpin AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X