Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Kompas.com - 25/04/2019, 07:00 WIB
Agen perbatasan AS menemukan seorang anak laki-laki berusia 3 tahun sendirian dan menangis di ladang jagung di Texas, Selasa (23/4/2019) pagi. (Twitter/CBP) Agen perbatasan AS menemukan seorang anak laki-laki berusia 3 tahun sendirian dan menangis di ladang jagung di Texas, Selasa (23/4/2019) pagi. (Twitter/CBP)

RIO GRANDE VALLEY, KOMPAS.com - Seorang bocah usia tiga tahun ditemukan sendiri di ladang jagung di Texas, dekat perbatasan Meksiko.

Laporan BBC, Rabu (24/4/2019), menyebutkan bocah tersebut merupakan migran anak. Dia ditemukan dalam kondisi menangis di wilayah Rio Grande Valley, pada Selasa (23/4/2019) pagi.

Pada sepatunya, tertulis nama bocah tersebut dan juga nomor telepon.

Baca juga: Gara-gara Lirik Lagu, Seorang Pekerja Migran di China Ditahan 2 Minggu


"Kami yakin bocah ini merupakan bagian dari kelompok besar yang lari ketika melihat agen perbatasan," demikian kicauan Badan Kepabeanan dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) di Twitter.

Meski demikian, CBP menduga bocah tersebut ditinggalkan oleh penyelundup yang berusaha memasuki AS secara ilegal.

"Agen meminta bantuan tim Patroli Perbatasan K-9 dalam melakukan pencarian di lapangan," ujar CBP.

"Mereka kemudian menemukan seorang anak yang sendirian dan menangis," katanya.

Setelah ditemukan, bocah laki-laki itu menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit setempat. Hasilnya, dia berada dalam kondisi baik tanpa cedera.

Dia dibawa ke fasilitas di Texas agar tetap berada di bawah perawatan pekerja perlindungan anak. Sementara upaya juga dilakukan guna menemukan keluarganya, namun sejauh ini belum berhasil.

Dikutip dari AFP, data CBP menunjukkan agen patroli perbatasan telah menangkap 92.607 orang di sepanjang perbatasan barat daya sepanjang Maret 2019.

Jumlah itu meningkat dari yang sebelumnya 66.884 orang pada Februari 2019.

Baca juga: Paus Fransiskus Kecam Politisi yang Berniat Bangun Tembok untuk Halangi Migran

Di antara mereka yang ditangkap pada Maret lalu adalah 8.975 anak tanpa didampingi orangtua atau orang dewasa.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengirim tentara bersenjata ke perbatasan selatan setelah tentara Meksiko menembakkan senjata pada pasukan AS.

"Karavan yang sangat besar dengan lebih dari 20.000 orang sedang menempung jalan melalui Meksiko menuju AS," katanya.



Terkini Lainnya

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional
Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Internasional
Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Internasional

Close Ads X