Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Kompas.com - 25/04/2019, 05:24 WIB
Veronika Yasinta

Penulis

KOMPAS.com - Presiden Rodrigo Duterte geram dengan Kanada terkait sampah yang dikitim negara itu ke Filipina selama bertahun-tahun.

Kemudian, ada laporan intelijen India kepada Sri Lanka bahkan satu jam sebelum terjadinya rentetan ledakan pada Minggu Paskah.

Kedua berita tersebut masuk dalam barisan berita populer dari berbagai negara sepanjang Rabu (24/4/2019) hingga Kamis (25/4/2019) pagi.

Berikut berita empat populer yang disajikan untuk mengawali hari Anda:

1. Anak Ini Bunuh Ayahnya Pakai Kapak karena Injak iPhone Miliknya

Seorang pemuda di Provinsi Prey Veng, Kamboja, ditangkap setelah dilaporkan membunuh ayahnya menggunakan kapak.

Leng Huon menggelar pesta di rumah bersama teman-temannya. Mereka menyetel musik keras-keras dan minum alkohol yang membuat sang ayah, Leng Sao, terganggu.

Saat keluar dari kamar dan hendak menegur Huon itulah, sang ayah tidak sengaja menginjak iPhone yang tergeletak di halaman.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

2. Duterte: Kanada, Ambil Sampahmu atau Saya Kembalikan Sendiri

Filipina sudah mengirimkan nota protes dua kali kepada Kanada, masing-masing pada 2013 dan 2014 atas kiriman berton-ton sampah.

Duterte mengkritik sikap Kanada yang berlarut-larut seraya mengeluhkan negara kawasan Amerika Utara itu sudah menjadikan Filipina sebagai "tempat sampah".

Komentar Duterte muncul setelah otoritas setempat mengatakan terdapat kapal Kanada yang membawa kontainer berisi limbah rumah tangga ke Pelabuhan Kontainer Internasional Manila.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

3. Turki: Jika AS Halangi Pengiriman Jet Tempur F-35, Kami Bisa Mencari di Tempat Lain

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyatakan negaranya bisa mencari teknologi pengganti jika Amerika Serikat tak juga mengirim jet tempur F-35.

Cavusoglu menegaskan Turki merupakan anggota dalam program manufaktur jet tempur siluman itu.

Dia menjelaskan hingga saat ini, Ankara masih belum mempermasalahkan kontribusi yang mereka berikan terhadap program pengembangan jet tempur generasi kelima itu.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

4. Terkuak, India Peringatkan Sri Lanka 1 Jam Sebelum Ledakan Bom Terjadi

Teka-teki siapa "badan intelijen asing" yang mengirimkan peringatan kepada Sri Lanka terkait ledakan bom pada Minggu (21/4/2019) mulai terjawab.

Sumber internal pemerintah yang memahami isu keamanan negara mengungkapkan, adalah India yang memberikan peringatan kepada negara sesama kawasan Asia Selatan itu.

Bahkan peringatan ketiga terkirim satu jam sebelum serangan yang menewaskan lebih dari 350 orang.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com