[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Kompas.com - 25/04/2019, 05:24 WIB
Seorang pria menangis sambil berjalan di belakang peti jenazah seorang korban bom Minggu Paskah usai misa di gereja St Sebastian, Negombo, Sri Lanka, Selasa (23/4/2019). AFP/JEWEL SAMAD Seorang pria menangis sambil berjalan di belakang peti jenazah seorang korban bom Minggu Paskah usai misa di gereja St Sebastian, Negombo, Sri Lanka, Selasa (23/4/2019).

KOMPAS.com - Presiden Rodrigo Duterte geram dengan Kanada terkait sampah yang dikitim negara itu ke Filipina selama bertahun-tahun.

Kemudian, ada laporan intelijen India kepada Sri Lanka bahkan satu jam sebelum terjadinya rentetan ledakan pada Minggu Paskah.

Kedua berita tersebut masuk dalam barisan berita populer dari berbagai negara sepanjang Rabu (24/4/2019) hingga Kamis (25/4/2019) pagi.

Berikut berita empat populer yang disajikan untuk mengawali hari Anda:


1. Anak Ini Bunuh Ayahnya Pakai Kapak karena Injak iPhone Miliknya

Seorang pemuda di Provinsi Prey Veng, Kamboja, ditangkap setelah dilaporkan membunuh ayahnya menggunakan kapak.

Leng Huon menggelar pesta di rumah bersama teman-temannya. Mereka menyetel musik keras-keras dan minum alkohol yang membuat sang ayah, Leng Sao, terganggu.

Saat keluar dari kamar dan hendak menegur Huon itulah, sang ayah tidak sengaja menginjak iPhone yang tergeletak di halaman.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

2. Duterte: Kanada, Ambil Sampahmu atau Saya Kembalikan Sendiri

Filipina sudah mengirimkan nota protes dua kali kepada Kanada, masing-masing pada 2013 dan 2014 atas kiriman berton-ton sampah.

Duterte mengkritik sikap Kanada yang berlarut-larut seraya mengeluhkan negara kawasan Amerika Utara itu sudah menjadikan Filipina sebagai "tempat sampah".

Komentar Duterte muncul setelah otoritas setempat mengatakan terdapat kapal Kanada yang membawa kontainer berisi limbah rumah tangga ke Pelabuhan Kontainer Internasional Manila.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X