Dalam Semalam, Polisi Sri Lanka Tangkap 18 Tersangka Terkait Teror

Kompas.com - 24/04/2019, 12:29 WIB
Petugas melakukan penjagaan pasca-ledakan yang menimpa Gereja St Anthony di Kochchikade, Kolombo, Minggu (21/4/2019). Jumlah korban tewas dalam ledakan yang menimpa sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka sudah mencapai 52 orang, belum dipastikan penyebab dan pelaku peledakan tersebut. AFP/ISHARA S KODIKARAPetugas melakukan penjagaan pasca-ledakan yang menimpa Gereja St Anthony di Kochchikade, Kolombo, Minggu (21/4/2019). Jumlah korban tewas dalam ledakan yang menimpa sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka sudah mencapai 52 orang, belum dipastikan penyebab dan pelaku peledakan tersebut.

KOLOMBO, KOMPAS.com - Pasukan keamanan Sri Lanka menangkap lagi tersangka terkait teror bom pada Minggu Paskah (21/4/2019) yang menewaskan 359 orang.

Dalam aksi penyerbuan di empat lokasi, ada 18 tersangka yang ditangkap pada Selasa malam.

Diwartakan kantor berita AFP, Rabu (24/4/2019), juru bicara Ruwan Gunasekera mengatakan para tersangka ditahan dalam operasi pencarian oleh polisi dan pasukan keamanan.

Baca juga: Total Korban Tewas Serangan Bom di Sri Lanka Jadi 359 Orang

"Berdasarkan informasi, kami menyerbu tiga lokasi dan menangkap 17 tersangka," katanya.

"Satu tersangka lain ditangkap di lokasi keempat," imbuhnya.

Sejauh ini, polisi telah menangkap 58 orang sejak serangan terjadi pada Minggu.

Gunasekera mengatakan, penggerebekan terhadap para tersangka tersebut merupakan bagian dari operasi keamanan untuk melacak setiap orang yang terkait dengan serangan terhadap tiga gereja dan tiga hotel yang diklaim kelompok ISIS.

Pemerintah Sri Lanka menuding kelompok ekstremis setempat, Jamaah Thowheeth Nasional (NTJ), atas serangan yang juga melukai sekitar 500 orang.

Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe mengatakan, banyak anggota kelompok ekstremis yang dapat melarikan diri.

Dengan begitu, dia tidak akan mengesampingkan kemungkinan bakal terjadi aksi pengeboman selanjutnya.

Baca juga: PM Sri Lanka: Jika Saja Info Intel soal Ledakan Bom Bisa Diserahkan ke Saya

"Ada beberapa orang lagi yang buron," kata Wickremesinghe.

"Jadi kami harus menangkap mereka," ujarnya.

Pasukan keamanan sekarang memiliki wewenang untuk menahan tersangka hingga tiga bulan. Selain itu, pihak berwenang juga memberlakukan jam malam sejak Minggu.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X