Hari Ini dalam Sejarah: Soyuz 1 Meluncur, tetapi Gagal dan Kosmonotnya Tewas

Kompas.com - 23/04/2019, 14:32 WIB
Pecahan dari Soyus 1 yang menabrak bumi spacesafetymagazinePecahan dari Soyus 1 yang menabrak bumi

Akhirnya, insinyur Uni Soviet membuat dan mengembangkan program Soyuz. Selain untuk peringatan, misi ini juga berguna untuk menempatkan manusia menuju bulan.

Program pertama adalah Soyuz 1 yang dijadwalkan akan diawaki oleh seorang kosmonot bernama Vladimir Komarov.

Sebelum diluncurkan, para insinyur Soyuz 1 disebut telah melaporkan 203 kesalahan desain kepada para pemimpin partai. Namun, laporan ditolak dan Soyuz 1 diharuskan segera meluncur.

Penolakan ini disebabkan ambisi pimpinan Uni Soviet untuk mengalahkan Amerika Serikat dalam space race, terutama misi pendaratan di Bulan. Selain itu, misi ini dilakukan untuk mengambil keuntungan dari program luar angkasa AS atas Apollo 1.

Soyuz 1 diluncurkan pada 23 April 1967 dari Kosmodrom Baikonur. Masalah mulai muncul setelah pesawat lepas landas. Salah satu panel surya Soyuz 1 tak berfungsi, mengakibatkan kekurangan daya untuk sistem pesawat ruang angkasa.

Sistem kontrol juga tak berfungsi dengan baik, sehingga pesawat tak mudah dikendalikan dengan baik. Peluncuran Soyuz 2 yang dijadwalkan segera diluncurkan akhirnya ditunda, dan Komarov diperintahkan untuk kembali ke bumi.

Baca juga: 4 Kisah Inspiratif Kosmonot dan Astronot di Ruang Angkasa...

Duka mendalam

Kematian Komarov menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Uni Soviet. Banyak pihak yang menyayangkan peristiwa itu, mengingat Soyuz 1 tak layak untuk terbang.

Istri Komarov sebelumnya tak diberitahu mengenai peluncuran Soyuz 1. Dia hanya mendengar kabar duka itu setelah suaminya mencapai orbit dan tewas.

Yuri Gagarin yang notabene merupakan sahabat Kolarov dan juga kosmonot cadangan dari misi ini memberikan tanggapannya kepada media. Dia mengkritik Soyuz 1 sebagai program cacat karena hanya mementingkan keinginan pemerintah, saja tanpa memikirkan keselamatan kosmonot.

Sabagai penghormatan, Komarov dimakamkan melalui upacara kenegaraan di Moskwa. Abu jenazahnya disimpan di dinding Kremlin. Vladimir Komarov dianugerahi sebagai pahlawan Uni Soviet.

Terlepas dari bahaya dan kegagalan tersebut, baik Uni Soviet dan AS melanjutkan program eksplorasi ruang angkasa mereka. AS mendaratkan astronotnya di bulan hanya dua tahun kemudian, yaitu Neil Armstrong dan Edwin "Buzz" Aldrin.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Stasiun Luar Angkasa Pertama di Dunia Diluncurkan

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber History
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X