Kru Suka Mencuri Barang di Dalam Kabin, Cathay Pacific Merugi

Kompas.com - 23/04/2019, 09:50 WIB
Sebuah pesawat milik maskapai Cathay Pacific.Shutterstock Sebuah pesawat milik maskapai Cathay Pacific.

HONG KONG, KOMPAS.com — Sebuah operasi yang dilakukan manajemen maskapai penerbangan Cathay Pacific terhadap kru kabin mereka membuahkan hasil yang mengejutkan.

Ternyata, para kru kabin ini sudah lama mencuri barang-barang "kecil" yang biasa dibawa sebuah pesawat.

Mereka sudah biasa membawa pulang peralatan makan, gelas anggur, sebotol sampanye, bahkan beberapa potong roti.

Padahal, barang-barang yang dicuri itu bisa digunakan untuk penerbangan selanjutnya. Akibat perilaku ini, Cathay dirugikan hingga ratusan juta dollar selama beberapa tahun belakangan ini.


Baca juga: Cathay Pacific Kembali Blunder, Tiket First Class Dijual Murah

Setidaknya enam karyawan, gabungan senior dan yunior, kini diperiksa dan menanti sanksi setelah mereka tertangkap tangan tim keamanan di bandara internasional Hong Kong.

Serikat pekerja kru kabin mengatakan, mereka mendukung langkah ini, tetapi mengkritik cara para kru kabin diperiksa. Serikat berencana untuk mencari bantuan hukum.

Salah satu item paling populer yang kerap hilang adalah es Haagen-Dazs yang disajikan dalam penerbangan.

Sudah lama diketahui kru kabin kerap membawa pulang kudapan ini dan menyimpannya di lemari es mereka.

"Setelah menerima laporan meningkatnya properti perusahaan yang hilang, kami informasikan kepada kru kabin bahwa pemeriksaan acak akan dilakukan," ujar seorang juru bicara Cathay Pacific.

"Kami mengatasi masalah ini dengan cara yang adil dan masuk akal sesuai dengan prosedur standar internal," kata dia.

Ed Higgs, manajer layanan penerbangan, mengatakan bahwa para karyawan akan diperiksa tim keamanan saat meninggalkan pesawat.

"Setiap barang yang kemungkinan Anda bawa saat atau setelah meninggalkan pesawat adalah properti perusahaan," ujar Higgs.

Ketua Serikat Kru Kabin Cathay Pacifik Vera Wu Yee-mei, yang mewakili 7.000 karyawan maskapai ini, mengatakan, pencurian kecil-kecilan semacam ini memang merupakan pelanggaran kebijakan perusahaan.

Halaman:


Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X