FBI Pernah Selidiki Informasi Hitler Selamat dari Perang Dunia II

Kompas.com - 23/04/2019, 08:34 WIB
Adolf HitlerBritannica Adolf Hitler

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Badan Penyelidik Federal Amerika Serikat ( FBI) ternyata pernah menyelidiki laporan bahwa Pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler selamat dari Perang Dunia II.

Hitler yang berkuasa pada 1933 meletuskan Perang Dunia II ketika menginvasi Polandia di September 1939. Dia bunuh diri di bunker Berlin jelang kekalahan Nazi pada 30 April 1945.

Namun sebagaimana diberitakan Daily Star via Daily Mirror Senin (22/4/2019), adanya informasi bahwa Hitler masih hidup menarik perhatian badan penyelidik kriminal AS itu.

Baca juga: Surat Einstein tentang Kegilaan Hitler dan 7 Lainnya Bakal Dilelang

Berdasarkan dokumen yang kemudian diungkap ke publik, FBI memeriksa klaim itu pada 21 September 1945. Lima bulan setelah Hitler dilaporkan bunuh diri di Berlin.

FBI mulai melakukan penyelidikan setelah muncul informasi Hitler berhasil kabur dari Jerman dan tinggal di Argentina menggunakan kapal selam serta U-boat.

Selama bertahun-tahun, Hitler dirumorkan tinggal di kaki Pegunungan Andes. Kabar yang membuat John Edgar Hoover, direktur pertama FBI, terus melakukan pemantauan.

Paket data yang diperoleh FBI memuat informasi Hitler sampai di Argentina pada 2,5 pekan setelah kejatuhan Berlin, dan segera meneruskannya ke intelijen militer.

Dalam paket data itu, Hitler diketahui dibawa menggunakan dua kapal selam yang berlabuh di perairan Argentina sebelum ada orang yang menjemputnya menggunakan kuda.

Informasi tersebut diperoleh dari seorang pembelot yang meminta AS bersedia memberikan kekebalan hukum karena dia tidak ingin kembali ke Argentina.

Dikatakan saat sampai, Hitler menderita asma dan bisul. Dia ditemani sekitar 50 orang yang saat itu diyakini adalah pejabat Nazi beserta keluarga yang kabur dari Reich Ketiga.

Si pemberi informasi juga menyebutkan enam pejabat Argentina yang ditengarai membantu pengasingan sang Fuehrer. Namun, kabar itu kemudian tidak ditindaklanjuti lebih lanjut.

Alasannya, rumor itu tidak mendapatkan bukti yang cukup. Pejabat FBI saat itu menuturkan bakal sulit untuk melanjutkan penyelidikan hanya mengandalkan bukti yang ada.

Terdapat artikel bahwa seorang jurnalis Argentina mengaku melihat dokumen laporan kepolisian tentang adanya kapal selam asing yang menurunkan pejabat tinggi.

Diberitakan The Independent, diduga pejabat tinggi tersebut adalah Hitler dan kekasihnya, Eva Braun, yang menyamar demi menghindari kejaran Rusia.

Baca juga: Adolf Hitler Disebut Contoh Pemimpin Baik, Sekolah di AS Minta Maaf

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X