Usai Digendong dan Didoakan Bayi Ini Meninggal di Pesawat Air Asia

Kompas.com - 22/04/2019, 18:32 WIB
Pesawat Airbus A330-900 yang dipesan AirAsia Xdok AirAsia X, Airbus Pesawat Airbus A330-900 yang dipesan AirAsia X

PERTH, KOMPAS.com - Seorang perempuan asal Perth, Australia menggendong bayi berumur dua bulan anak seorang penumpang maskapai penerbangan AirAsia ketika ia meninggal dalam pelukannya.

Perempuan itu menggambarkan peristiwa tersebut sebagai "situasi paling menantang yang bisa dilalui seseorang".

Nadia Parenzee adalah penumpang dalam penerbangan AirAsia D7236 dari Kuala Lumpur ke Perth pada Senin (22/4/2019) pagi.

Baca juga: Iklannya Diklaim Promosikan Wisata Seks Thailand, AirAsia Minta Maaf


Di tengah penerbangan, Nadia menawarkan diri untuk membantu pasangan yang bayinya benar-benar gelisah dan menangis terus menerus.

"Saya menawarkan bantuan kepada orangtua bayi itu dan pramugari karena saya bisa melihat bahwa orangtua baru itu merasa stres," tulisnya lewat Facebook.

"Ketika saya menutup mata untuk tidur, pramugari AirAsia menepuk pundak saya untuk membantunya,” tambah Nadia.

"Pasangan itu menawarkan bayinya kepada saya dengan rasa putus asa di mata mereka, saya menggendongnya dan segera membaca Surah Al-Fatiha,” lanjut dia.

"Lalu bayi Farah mengambil nafas terakhirnya dan menjadi lemas,” ujar Nadia

"Saya segera tahu ada sesuatu yang salah dan berteriak kepada para penumpang untuk mengetahui apakah ada dokter di dalam pesawat."

Nadia mengatakan, dua setengah jam berikutnya "kekacauan" terjadi, dengan upaya bantuan pernafasan berlanjut sampai pesawat mendarat.

Bayi itu mengalami kondisi, apa yang disebut maskapai sebagai, "darurat medis" di pesawat dengan nomor penerbangan D7236 yang tiba dari ibu kota Malaysia Senin (22/4/2019) pagi.

Seorang juru bicara AirAsia mengonfirmasi tim spesialis medis dan kepolisian Australia Barat langsung masuk ke kabin begitu pesawat mendarat di Bandara Internasional Perth.

Petugas kini sedang menyelidiki insiden itu dan akan menyiapkan laporan untuk petugas forensik.

Sementara itu, seorang juru bicara kepolisian Australia Barat mengatakan tak ada bukti mencurigakan seputar kematian bayi itu.

Baca juga: Bos AirAsia Kritik Operator Bandara Malaysia karena Sarang Lebah

Sedangkan AirAsia tidak akan merilis detail lain tentang insiden tersebut.

"Kami tak bisa mengomentari lebih lanjut tentang situasi medis bayi tersebut, namun kami bersimpati kepada bayi dan keluarga yang terlibat," kata juru bicara AirAsia dalam sebuah pernyataan.

Orangtua bayi itu adalah pasagan asal Arab Saudi yang terbang ke Perth untuk memulai hidup baru di Benua Kanguru.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X