Uang Tunai Senilai Rp 1,5 Triliun Ditemukan di Kediaman Mantan Presiden Sudan

Kompas.com - 22/04/2019, 13:32 WIB
Warga Sudan menggelar unjuk rasa menuntut penyerahan mantan presiden Sudan Omar al-Bashir ke Mahkamah Kriminal Internasional, di Khartoum, Jumat (19/4/2019). AFP / EBRAHIM HAMIDWarga Sudan menggelar unjuk rasa menuntut penyerahan mantan presiden Sudan Omar al-Bashir ke Mahkamah Kriminal Internasional, di Khartoum, Jumat (19/4/2019).

KHARTOUM, KOMPAS.com - Uang tunai dalam tiga mata uang senilai total lebih Rp 1,5 triliun dilaporkan ditemukan di kediaman mantan presiden Sudan Omar al-Bashir yang ditahan.

Disampaikan pemimpin militer Sudan, Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, Minggu (21/4/2019), temuan tersebut setelah dilakukan  penggeledahan di kediaman Bashir oleh tim gabungan polisi, tentara, dan petugas keamanan.

Tim menemukan uang tunai sebanyak 7 juta euro (sekitar Rp 110 miliar), 350.000 dollar AS (sekitar 4,9 miliar), dan 5 miliar pound Sudan atau setara Rp 1,4 triliun.

Sementara diberitakan kantor berita pemerintah Sudan, SUNA, penjabat jaksa penuntut umum Al-Waleed Sayyed Ahmed, telah meminta kepada pihak berwenang untuk mendaftarkan seluruh properti pribadi milik pejabat rezim Bashir.

Baca juga: Setelah 30 Tahun Berkuasa, Presiden Sudan Dikabarkan Mundur

Ahmed juga meminta agar proses pemindahan kepemilikan properti milik mantan pejabat rezim dan anggota keluarga mereka segera dihentikan.

Mantan presiden Sudan, Omar al-Bashir yang berkuasa selama 30 tahun mengundurkan diri pada 11 April lalu setelah didesak oleh pihak militer.

Sempat berstatus tahanan rumah, Bashir dikabarkan telah dipindahkan ke penjara Kober di Khartoum.

Penjara Kober dibangun oleh Inggris selama masa pemerintahan kolonial dan terletak di tepi timur Sungai Nil Biru di distrik utara ibu kota.

Penjara berdinding batu bata itu dikelilingi tembok beton tinggi dan menampung ratusan narapidana dalam sel-sel kecil yang penuh sesak.

Bangunan penjara memiliki bagian sayap khusus yang digunakan untuk menahan tahanan politik, seperti pemimpin oposisi maupun aktivis, yang ditahan selama aksi massa menuntut mundurnya Bashir.

Bagian sayap penjara itu diawasi ketat oleh Dinas Intelijen dan Keamanan Nasional dan bukan oleh polisi.

Bashir digulingkan oleh militer pekan lalu menyusul aksi protes selama empat bulan yang mendesak presiden untuk mundur setelah berkuasa selama tiga dekade.

Baca juga: Mantan Presiden Sudan Dipindahkan ke Penjara



Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X