Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Solo Non-Stop dengan "Yacht"

Kompas.com - 22/04/2019, 12:18 WIB
Kedatangan Robin Knox-Johnston disambut awak kapal dan masyarakat di Falmouth sail-worldKedatangan Robin Knox-Johnston disambut awak kapal dan masyarakat di Falmouth

KOMPAS.com - Sambutan luar biasa datang dari masyarakat Fallmouth, Inggris, saat sebuah yacht datang mendekati mereka. Tepuk tangan membahana, teriakan meriah saat yacht itu tiba.

Dari kejauhan, tampak seorang laki-laki dari dalam yacht, ke daratan. Sekelompok awak kapal yang berada di dermaga juga tak tinggal diam menantikan kedatangannya.

Lelaki itu adalah Robin Knox-Johnston, seorang pelaut asal Inggris yang berhasil mengelilingi dunia di atas yacht. Dia berhasil mencatatkan namanya dalam rekor perjalanan solo nonstop mengelilingi dunia pada 50 tahun yang lalu, tepatnya 22 April 1969.

Dilansir dari The Guardian, sekitar sembilan orang memulai perlombaan perjalanan non-stop ini untuk mengelilingi dunia. Namun, hanya Robin Knox-Johnston yang berhasil mencapai garis finish.

Dia memulai perjalanannya dari Inggris melewati sisi barat Afrika dan ke timur melewati Australia. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan melewati Amerika Selatan dan kembali ke titik lokasi awal.

Sekitar 48.280 kilometer telah berhasil dilewatinya dalam waktu 312 hari. Berkat pencapaiannya itulah namanya kian tersohor di Inggris. Kemudian, dia berhak menerima hadiah dari perlombaan yang diselenggarakan oleh surat kabar British Sunday Times.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Penerbangan Pertama Nonstop Keliling Dunia

Ide awal

Perjalanan mengelilingi dunia menjadi sesuatu yang membanggakan bagi para petualang untuk dilakukan. Setelah era pesawat, muncul keinginan melakukannya menggunakan perahu kecil atau yacht.

Pada 1966, salah seorang pelaut Inggris bernama Francis Chichester berhasil melakukan itu. Dia mengelilingi dunia dengan menggunakan yacht. Namun, Chichester harus singgah di Australia untuk beberapa saat.

Setelah kembali ke Inggris, ia dianugerahi gelar kebangsawanan oleh Ratu Elizabeth II. Chichester tidak hanya menjadi pahlawan Inggris, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang yang akan mengikuti jejaknya.

Robin Knox-Johnstontheguardian Robin Knox-Johnston

Tantangan lain hadir dalam misi selanjutnya. Keberhasilan itu membuat surat kabar British Sunday Times memberikan tantangan yang disebut "Sunday Times Golden Globe Race".

Tantangan itu adalah melakukan perjalanan keliling dunia dengan yacht, yang dilakukan dengan berlayar solo tanpa berhenti atau nonstop.

Dilansir dari goldengloberace.com, pihak panitia telah memberikan alokasi dana sekitar 5.000 poundsterling untuk misi kali ini. Mereka memberikan kebebasan kepada semua orang, baik pendatang atau penduduk Inggris untuk ambil bagian dalam misi kali ini.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Pelaut Ferdinand Magellan Tewas di Filipina

Hanya satu yang kembali

Penyambutan Robin Knox-Johnston di Falmouththeguardian Penyambutan Robin Knox-Johnston di Falmouth

Momen yang ditunggu-tunggu akhirnya dimulai. Pada 14 Juni 1968, Robin Knox-Johnston meninggalkan Falmouth. Dia mengendarai perahu sepanjang 9,8 meter dan merupakan salah satu kapal terkecil untuk memasuki Sunday Times Golden Globe Race.

Keraguan muncul dari beberapa orang yang melihat perahu ini. Banyak yang menilai bahwa dia tak bisa kembali ke Falmouth lagi. Sementara pelaut lain, menggunakan kapal yang lebih besar.

Meskipun kehilangan kemudi di Australia, ia berhasil mengitari Cape Horn pada 17 Januari 1969. Dia juga berhasil melampaui pesaing lainnya.

Seorang pelaut asal Perancis, Bernard Moitessier, tak kembali. Kemudian, pelaut bernama Joshua mengitari Cape Horn lalu melanjutkan perjalanan dan berhenti di Tahiti.

Sementara pelaut Foland Crowhurts hanya berputar-putar di Samudra Atlantik. Sementara pesaing lainnya, ada yang tenggelam dan bunuh diri akibat misi yang berbahaya ini.

Akhirnya Robin Knox-Johnston berhasil kembali ke Falmouth. Apresiasi yang luar biasa datang kepadanya. Knox-Johnston menyumbangkan hadiah uangnya kepada keluarga Donald Crowhurst.

Sebagai pengakuan prestasinya, dia dijadikan sebagai Komandan Ordo Kerajaan Inggris.

Selain itu, misi balapan ini juga mengalami perkembangan dari waktu ke waktu yang akhirnya mengilhami terbentuknya BOC Challenge Around Alone dan Vendee Globe untuk balapan versi lain yang lebih modern.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X