Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Kompas.com - 21/04/2019, 20:39 WIB
Umat berlutut di Tangga Kudus atau Scala Sancta yang baru diselesai dipugar di San Giovanni di Laterano, Roma, pada 12 April 2019. (AFP/TIZIANA FABI) Umat berlutut di Tangga Kudus atau Scala Sancta yang baru diselesai dipugar di San Giovanni di Laterano, Roma, pada 12 April 2019. (AFP/TIZIANA FABI)

ROMA, KOMPAS.com - Sebuah tangga yang diyakini telah dilewati Yesus Kristus telah dipindahkan dari Yerusalem ke Vatikan oleh Kekaisaran Romawi.

Sekarang Tangga Kudus atau disebut Scala Sancta itu kini dibuka bagi umum untuk kali pertaa dalam 300 tahun.

Diwartakan Times of Israel, Minggu (21/4/2019), umat Kristen meyakini tangga tersebut telah dilewati Yesus dalam perjalanan untuk diadili oleh Pontius Pilatus sebelum disalibkan.

Baca juga: Paus Fransiskus Rayakan Paskah dalam Duka Teror Sri Lanka


Tangga Kudus dibuka pada awal bulan ini setelah lebih dari setahun perbaikan, untuk memberi kesempatan sekali seumur hidup bagi peziarah memanjat tangga seperti yang dilakukan jutaan umat pada abad-abad sebelumnya.

Menurut tradisi, tangga marmer yang terdiri dari 28 anak tangga itu dibawa dari Yerusalem ke Roma pada abad ke-4 di bawah pemerintahan Kaisar Constantine berdasarkan pemintaan ibunya, Helen.

Helen dikenal sebagai seorang kolektor segala benda peninggalan Yesus.

Tangga itu telah dikunjungi oleh banyak umat sebelum akhirnya ditutup dengan papan kayu pada 1723 untuk melindunginya dari kerusakan.

Papan tersebut kemdian dilepaskan pada 1950, namun tangga tetap tidak dibuka untuk umum.

CNN mencatat, tetesan darah Yesus konon jatuh pada anak tangga yang kemudian ditandai dengan salib abad pertengahan di tiga titik.

"Injil Yohanes menceritakan, Yesus naik tangga ini beberapa kali," kata Pastor Francesco Guerra, yang bertanggung jawab atas pemugaran Tangga Kudus.

Pemugaran selama ini ternyata menghasilkan penemuan yang mengejutkan, yaitu lekukan pada marmer akibat kerusakan oleh lutut dan kaki para peziarah.

Seorang peziarah asal Ukraina yang tinggal di Roma, Nina, menjadi orang pertama yang menaiki tangga.

"Saya datang untuk berdoa bagi negara saya yang sedang berperang," katanya kepada AFP.

Manajer pekerjaan perbaikan tangga itu Paolo Violini mengatakan, tidak ada yang tahu pasti tentang tangga yang telah berada di Roma selama berabad-abad, sama dengan yang ada di Yerusalem pada 2000 tahun yang lalu.

Baca juga: Selama 33 Tahun, Pria Ini Berperan Jadi Yesus untuk Sungguh Disalibkan

"Tidak ada kepastian ilmiah, tetapi sekarang ada kemungkinan untuk melakukan beberapa studi," ujarnya.

Tangga dibuka untuk umum mulai 11 April 2018 dan akan tetap terbuka selama dua bulan selanjutnya.

Direktur Museum Vatikan Barbara Jatta menyatakan, setelah dibuka bagi umum, tangga akan ditutup kembali dengan kayu untuk melindungi marmer.



Terkini Lainnya

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional
Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Internasional
Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Internasional

Close Ads X