Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Kompas.com - 21/04/2019, 19:50 WIB
Pemimpin Ku Klux Klan di negara bagian Missouri, AS, Frank Ancona, mengenakan jubahnya. (YouTube/Reel Truth Documentaries). Pemimpin Ku Klux Klan di negara bagian Missouri, AS, Frank Ancona, mengenakan jubahnya. (YouTube/Reel Truth Documentaries).

JEFFERSON CITY, KOMPAS.com - Pemimpin Ku Klux Klan di negara bagian Missouri, AS, tewas pada dua tahun lalu dalam insiden berdarah.

Kini sang istri mengaku telah menembak mati suaminya, Frank Ancona, kemudian membuang mayatnya di sisi sungai.

Diwartakan BBC, Sabtu (20/4/2019), Malissa Ancona dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah mengakui perbuatan kejinya tersebut.

Baca juga: Maduro Samakan Trump sebagai Ketua Geng Ku Klux Klan


"Saya menembakkan dua tembakan yang membunuh suami saya," katanya kepada Hakim Wendy Wexler Horn.

Dia mengaku membersihkan dinding kamar tidur untuk mengaburkan barang bukti, kemudian melepaskan sprei sebelum membuang mayatnya di Belgrade pada Februari 2017.

Setelah itu, dia melaporkan suaminya telah hilang dan memintanya agar kembali melalui akun Facebook-nya.

Beberapa hari kemudian, mayat Frank ditemukan di dekat sungai.

Laporan ABC menyebutkan, Malissa awalnya mengatakan kepada polisi bahwa putranya, Paul Jinkerson, telah menembak Frank yang sedang tidur dengan pistol 9mm.

Jinkerson turut menghadapi dakwaan yang sama dengan ibunya. Namun, dia mengaku tidak terlibat dalam penembakan tersebut.

Dalam catatan pengadilan disebutkan, Frank telah mengajukan cerai terhadap istrinya.

Selama persidangan, ayah Frank Ancona, Frank Ancona senior, mengatakan putranya dibunuh karena berencana meninggalkan Malissa.

Sang putra bahkan menyebut perempuan itu sebagai istri yang mengerikan.

Putri korban, Carolyn Ancona, dengan berlinangan air mata begitu terpukul dalam persidangan pembunuhan ayahnya.

Baca juga: Jubah Ku Klux Klan Terjual Rp 42 Juta, Warga Pennsylvania Marah

"Dia tidak pantas menerima ini. Tidak ada yang pantas menerima ini," ujarnya.

Frank Ancona merupakan anggota Ksatria Amerika Tradisionalis dari Ku Klux Klan (TAKKK).

Kelompok itu mengklaim diri sebagai organisasi Kristen Patriotik Putih mempromosikan kembalinya akar awal Ku Klux Klan pada awal abad ke-20.



Terkini Lainnya

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional
Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Internasional
Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Internasional

Close Ads X