Korban Tewas Ledakan Bom di Gereja Sri Lanka Sudah Mencapai 52 Orang

Kompas.com - 21/04/2019, 13:26 WIB
Sebuah ambulan terlihat berada di luar gereja St Anthony, Kochchikade, Kolombo usai ledakan yang menimpa saat misa Paskah digelar, Minggu (21/4/2019). AFP/ISHARA S. KODIKARASebuah ambulan terlihat berada di luar gereja St Anthony, Kochchikade, Kolombo usai ledakan yang menimpa saat misa Paskah digelar, Minggu (21/4/2019).
|

KOLOMBO, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas dalam ledakan bom yang juga menimpa dua gereja di Sri Lanka sudah mencapai 52 orang. Demikian keterangan polisi, Mingu (21/4/2019).

Korban tewas itu terdiri atas 42 orang di Kolombo di mana tiga hotel dan sebuah gereja menjadi sasaran bom.

Sementara 10 korban tewas lainnya jatuh di kota Battilocoa, tempat sebuah gereja menjadi target.

Baca juga: Sudah 80 Orang Luka Akibat Ledakan di Dua Gereja Sri Lanka

Sebelumnya kepolisian Sri Lanka menyebut ledakan bom terjadi di tiga gereja di kota Kolombo, Negombo, dan Battilocoa.

Dua ledakan bom pertama terjadi di gereja St Anthony di Kolombo dan St Sebastian di kota Negombo.

Sejumlah foto yang beredar di Twitter memperlihatkan kekacauan yang terjadi di dalam gereja St Anthony dan puing-puing bangunan yang berserakan di lantai.

Selain itu tiga hotel mewah di dan sekitar ibu kota Kolombo yaitu Shangri-La, Cinnamon Grand, Kingsbury  yang semuanya berada di Kolombo juga menjadi sasaran peledakan bom.

Sejauh ini belum dipastikan penyebab ledakan bom itu dan belum ada satu kelompok pun yang menyatakan bertanggung jawab.

Baca juga: Ledakan Terjadi di Dua Gereja di Sri Lanka Saat Kebaktian Paskah

Meski umat Kristen Sri Lanka hanya berjumlah enam persen dari seluruh populasi negeri itu tetapi agama ini dianggap sebagai sebuah pemersatu.

Sebab, umat Kristen Sri Lanka terdiri atas warga beretnis Tamil dan Sinhala yang selama ini kerap berselisih.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X