China Akan Pamerkan Kekuatan Angkatan Laut Terbarunya dalam Parade

Kompas.com - 20/04/2019, 18:18 WIB
Foto yang diambil pada 2017, menunjukkan sejumlah kapal perang milik China saat merapat ke Saint Petersburg, Rusia.AFP / OLGA MALTSEVA Foto yang diambil pada 2017, menunjukkan sejumlah kapal perang milik China saat merapat ke Saint Petersburg, Rusia.

BEIJING, KOMPAS.com - China bakal memamerkan armada kapal perang terbarunya dalam parade peringatan 70 tahun berdirinya angkatan laut negara itu, pekan depan.

Armada tempur mulai dari kapal selam nuklir hingga kapal perusak, disebut bakal ditampilkan untuk menunjukkan kekuatan tempur terbaru yang dimiliki Angkatan Laut China.

Wakil Komandan Angkatan Laut Qiu Yanpeng, mengatakan bahwa parade armada angkatan laut tersebut akan digelar pada Selasa (23/4/2019) pekan depan dan kemungkinan akan turut disaksikan langsung oleh Presiden Xi Jinping.

Ditambahkan Qiu, parade peringatan 70 tahun berdirinya Angkatan Laut China ini akan melibatkan hingga 32 kapal laut dan 39 pesawat udara.


"Kapal dan pesawat milik Angkatan Laut PLA yang akan ditampilkan di antaranya adalah kapal induk Liaoning, kapal selam nuklir tipe terbaru, kapal perusak tipe terbaru, serta sejumlah jet tempur," ujarnya

"Beberapa kapal akan ditampilkan untuk pertama kalinya dalam parade tersebut," tambahnya tanpa merinci lebih jauh.

Baca juga: Tingkatkan Kerja Sama Militer, Tiga Kapal Perang China Merapat di Kamboja

China setidaknya telah memiliki dua unit kapal induk, yang pertama kapal induk Liaoning, yang merupakan kapal bekas dan dibeli dari Ukraina pada 1998 namun telah diperbaiki di China.

Sementara kapal induk kedua, yang belum diberi nama dan dibangun serta dikembangkan di dalam negeri, tidak diketahui apakah bakal turut disertakan dalam parade.

Namun kemungkinan ditampilkannya kapal induk itu tetap ada karena media pemerintah dalam beberapa hari terakhir telah menyebut rencana uji coba pelayaran untuk kapal induk tersebut.

Presiden Xi Jinping menginstruksikan rencana menyeluruh untuk memperbarui kekuatan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dengan mengembangkan mulai dari jet siluman hingga kapal induk.

Dan angkatan laut dianggap sebagai kunci utama dalam rencana modernisasi tersebut, saat China tengah berupaya memperlihatkan kekuatan mereka jauh keluar garis pantai negara, sekaligus demi melindungi rute perdagangan dan warga negaranya di luar negeri.

Bulan lalu, Beijing telah mengungkapkan target kenaikan 7,5 persen dalam belanja pertahanan untuk tahun ini. Pertambahan itu lebih rendah dibandingkan tahun lalu, tetapi tetap masih melampaui target pertumbuhan ekonomi China.

Baca juga: China Butuh Setidaknya Tiga Kapal Induk untuk Lindungi Garis Pantainya

Parade peringatan 70 tahun Angkatan Laut PLA ini juga tidak hanya akan diikuti armada dalam negeri.

Tanpa memberi rincian angka, Qiu mengatakan, parade juga akan diikuti kapal-kapal dari angkatan laut asing, yakni Rusia, Singapura, India, Thailand, serta Vietnam, yang sering mengeluhkan aktivitas kapal China di Laut China Selatan.

Qiu juga kembali menegaskan bahwa Angkatan Laut PLA bukanlah ancaman bagi siapa pun dan tidak akan pernah mengejar kekuasaan.

"Rasanya cukup pantas untuk mengatakan bahwa Angkatan Laut PLA belum pernah membawa perang atau kekacauan di mana pun," ujarnya.

Akan tetapi China membutuhkan kekuatan Angkatan Laut yang bisa dipercaya demi mencegah sejarah masa lalu terulang, di mana China telah diserang kekuatan asing dari laut lebih dari 470 kali sejak 1840 hingga 1949.

" Angkatan laut yang kuat sangat dibutuhkan untuk membangun negara maritim yang kuat," kata Qiu, kepada Reuters.

Baca juga: Empat Kapal Induk China Disebut Bakal Bertenaga Nuklir demi Imbangi AS



Terkini Lainnya

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional
Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Internasional
Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Internasional

Close Ads X