Trump Disebut Akan Nominasikan Shanahan sebagai Menteri Pertahanan

Kompas.com - 20/04/2019, 16:49 WIB
Penjabat Menteri Pertahanan AS, Patrick M Shanahan. AFP / BRENDAN SMIALOWSKIPenjabat Menteri Pertahanan AS, Patrick M Shanahan.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump dikabarkan akan secara resmi mencalonkan Patrick M Shanahan, untuk menjabat sebagai menteri pertahanan Amerika Serikat, pekan depan.

Kabar pencalonan Shanahan itu muncul setelah hasil penyelidikan internal Pentagon menyimpulkan bahwa Shanahan tidak menunjukkan bias terhadap kantor lamanya, Boeing.

Shanahan diketahui telah bekerja kepada perusahaan pembuat pesawat itu selama lebih dari 30 tahun, sebelum kemudian direkrut oleh Pentagon untuk menjadi wakil menteri pertahanan di bawah Jim Mattis.

Pencalonan Shanahan sebagai menteri pertahanan sepeninggalan Mattis tertunda, setelah Pentagon menggelar penyelidikan terhadap Shanahan menyusul laporan di Politico, yang menuduhnya menjelekkan program jet tempur F-35 yang kembangkan oleh saingan Boeing, Lockheed Martin.


Baca juga: Pentagon Benarkan Korea Utara Telah Gelar Uji Coba Senjata

Kini, setelah tuduhan itu tidak terbukti, Shanahan berpeluang untuk segera dicalonan sebagai menteri pertahanan, kendati pencalonannya diperkirakan akan mendapat perlawanan dalam sidang konfirmasi dari Senat, yang dikuasai Partai Republik.

Namun Trump disebut akan tetap mengusung nama Shanahan sebagai kepala Pentagon setelah dia mendukung pembentukan cabang militer keenam AS, Angkatan Luar Angkasa.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Shanahan, berbicara tentang perlunya segera mengembangkan angkatan militer baru tersebut.

"Kita memiliki 19.000 triliun dollar AS yang bekerja di luar angkasa. Militer kita beroperasi di luar angkasa. Itu adalah hal yang sangat penting," ujar Shanahan.

"China dan Rusia telah mengerahkan kemampuannya untuk menempatkan perekonomian dan militer kita dalam bahaya pada saat kritis," lanjutnya.

Namun juru bicara penjabat menteri pertahanan, Letnan Kolonel Joseph Buccino, menolak menjawab pertanyaan secara langsung mengenai kabat pencalonan Shanahan pekan depan.

"Penjabat Menteri Shanahan akan tetap fokus hanya pada departemen, pada opsi militer global kita, dan prajurit kita, warga sipil, serta keluarga mereka," ujarnya.

Sementara seorang sumber pejabat departemen pertahanan lainnya mengatakan, bahwa Shanahan siap untuk menghadapi sidang konfirmasi jika dirinya dinominasikan.

Baca juga: Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Fox News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X