Kompas.com - 20/04/2019, 13:53 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Politisi senior sekaligus mantan wakil presiden era Obama, Joe Biden, diyakini akan segera mendeklarasikan pencalonan dirinya sebagai presiden pada pekan depan.

Biden (76), disebut akan menyampaikan pernyataan resminya melalui video yang akan dirilis pada Rabu (24/4/2019). Demikian menurut sejumlah media AS.

Jika telah resmi mencalonkan diri, Biden disebut akan meraih posisi terdepan sebagai calon dari Partai Demokrat dan akan berhadapan dengan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS pada 2020.

NBC News dan beberapa media AS lainnya melaporkan bahwa lamanya Senator Delaware itu membuat keputusan untuk pencalonan hanyalah formalitas.

Baca juga: Joe Biden: Saya Orang Paling Tepat untuk Menjadi Presiden AS

Para pengamat melihat sosok Biden sebagai politisi Demokrat yang sederhana dan merakyat, yang memiliki keterkaitan dengan pemilih dari kelas pekerja, seperti mereka yang meninggalkan Hillary Clinton untuk Trump pada pemilihan 2016.

Menurut hasil jajak pendapat yang dirilis Real Clear Politics, pada Selasa (16/4/2019), Biden disebut memimpin dengan 31 persen dukungan dari orang-orang yang ditanya tentang siapa sosok yang disukai dalam pemilihan primer Demokrat.

Sementara Bernie Sanders menempati posisi kedua dengan dukungan 23 persen. Di belakang mereka berdua, ada nama-nama seperti Kamala Harris, Beto O'Rourke, dan Pete Buttigieg.

Namun Biden tetap memimpin dalam jajak pendapat lain yang beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, pada Desember lalu, Biden sempat memunculkan spekulasi akan pencalonannya setelah menyebut bahwa dirinya adalah orang yang paling tepat untuk menjadi presiden AS saat ini.

"Saya pikir diri saya adalah orang yang paling memenuhi kualifikasi di negara ini untuk menjadi presiden," kata Biden kepada surat kabar lokal, Missoula Current.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat dia berada di Montana, pada 3 Desember 2018.

Baca juga: Berencana Maju Pilpres, Joe Biden Minta Sumbangan Dana dari Taipan AS

Laporan Wall Street Journal, pada Maret lalu, juga menyebut Biden telah menghubungi para konglomerat pendukungnya tentang rencana maju dalam pemilihan.

Biden disebut meminta bantuan dari para taipan AS untuk mengumpulkan dana kampanye agar dapat bersaing dengan calon Demokrat lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.