Menlu AS: Saya Masih Pimpin Tim Negosiasi dengan Korea Utara

Kompas.com - 19/04/2019, 22:52 WIB
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo. AFP / WIN MCNAMEE / GETTY IMAGES NORTH AMERICAMenteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menyatakan bahwa belum ada yang berubah dalam tim negosiasi dengan Korea Utara.

Pompeo, pada Jumat (19/4/2019), mengatakan bahwa dirinya masih bertanggung jawab atas tim yang bernegosiasi dengan Korut mengenai program nuklirnya, meski Pyongyang telah menuntut AS untuk menggantinya.

"Tidak ada yang berubah. Kami masih melanjutkan pekerjaan dan (saya) masih memimpin tim," ujar Pompeo, dalam konferensi pers usai pertemuannya dengan dua menteri Jepang.

Jawaban Pompeo tersebut sekaligus memperjelas statusnya dalam tim negosiasi AS dengan Korut setelah negara tertutup itu menyatakan keberatan dengan keterlibatannya dalam pembahasan masalah denuklirisasi.


Baca juga: Korut Minta Pompeo Ditarik, AS: Kami Tetap Siap Bernegosiasi

Alasannya, Pyongyang menilai Pompeo telah bersikap gegabah dan dianggap melecehkan proses dialog yang dilakukan oleh kedua pihak.

"Saya khawatir jika Pompeo (tetap) dilibatkan dalam pembicaraan selanjutnya, maka diskusi akan menjadi sangat buruk dan pembicaraan akan menjadi kacau," ujar Direktur Jenderal Departemen Urusan Amerika Kementerian Luar Negeri Korut, Kwon Jung Gun, Kamis (18/4/2019).

"Oleh karena itu, jika kemungkinan dialog kembali dimulai dengan AS, saya berharap rekan dialog kami bukan Pompeo, tetapi seseorang yang lebih berhati-hati dan dewasa dalam berkomunikasi dengan kami," tambahnya.

Departemen Luar Negeri sebelumnya menyatakan, pihaknya tetap siap bernegosiasi dengan Korea Utara dan menyatakan telah mengetahui permintaan dari Pyongyang terkait Pompeo.

Pompeo, dikenal sebagai salah satu menteri yang paling dipercaya Presiden Donald Trump.

Dia telah melakukan perjalanan empat kali ke Korea Utara dan disebut berperan dalam mendorong Trump untuk tidak membuat kesepakatan dengan Kim Jong Un dalam pertemuan puncak kedua di Hanoi, Februari lalu.

"Presiden Trump jelas bertanggung jawab atas upaya keseluruhan. Tetapi tim saya, Perwakilan Khusus (Steve) Biegun, akan terus memimpin upaya AS, untuk memastikan Kim Jong Un melakukan apa yang ia janjikan," kata Pompeo.

"Saya percaya kita masih memiliki peluang nyata untuk mencapai hasil itu dan tim diplomatik kita akan terus memimpin," tambahnya, seperti dikutip AFP.

Baca juga: Korea Utara Desak AS Tarik Pompeo dari Pembicaraan Denuklirisasi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X