Imigrasi Georgia: Dua Perempuan Saudi Bersedia Ajukan Suaka

Kompas.com - 18/04/2019, 23:47 WIB
Foto yang diunggah akun @GeorgiaSisters, yang mengaku sebagai Maha dan Wafa Alsubaie, dua perempuan Arab Saudi yang kabur dari negaranya dan kini terjebak di Georgia. TWITTER / @GeorgiaSistersFoto yang diunggah akun @GeorgiaSisters, yang mengaku sebagai Maha dan Wafa Alsubaie, dua perempuan Arab Saudi yang kabur dari negaranya dan kini terjebak di Georgia.

TBILISI, KOMPAS.com - Pihak imigrasi Georgia mengatakan telah mengunjungi dua perempuan bersaudara asal Arab Saudi yang kabur dari negaranya dan memohon bantuan internasional melalui Twitter.

Kedua perempuan Saudi tersebut, yang muncul di media sosial menggunakan akun @GeorgiaSisters, mengaku telah kabur dari penindasan yang dilakukan keluarga mereka.

Pasangan kakak beradik bernama Maha Alsubaie (28) dan Wafa Alsubaie (25) itu menceritakan kisah mereka melalui media sosial Twitter pada Selasa (16/4/2019).

Disampaikan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Georgia, Sopho Mdinaradze, perwakilan dari departemen migrasi telah mengunjungi Alsubaie bersaudara, pada Kamis (18/4/2019), dan menawarkan keduanya untuk memulai prosedur suaka di negara bekas Uni Soviet itu.

Baca juga: Lagi, Dua Perempuan Saudi Kabur ke Luar Negeri untuk Cari Suaka

"Perwakilan dari departemen migrasi kami telah mengunjungi kedua perempuan itu dan mengundang mereka untuk memulai prosedur suaka," ujarnya.

"Mereka bisa merasa aman, hak-hak mereka dilindungi dan dijamin di Georgia," tambah Mdinaradze, dikutip AFP.

Ditambahkan kementerian, dalam sebuah pernyataan, kedua perempuan Arab Saudi itu telah setuju untuk pindah ke fasilitas bagi para pencari suaka dan menjalani prosedur yang ditentukan oleh hukum Georgia.

Sebelumnya diberitakan, Alsubaie bersaudara menuliskan jika mereka sedang melarikan diri dari Arab Saudi dan sedang mencari suaka.

Mereka menuliskan bahwa keluarga dan pemerintah Saudi telah menangguhkan paspornya, sementara mereka kini terjebak di Georgia.

"Kami dalam bahaya. Tolong bantu kami," kata salah satu perempuan tersebut dalam video yang mereka unggah di Twitter.

"Kami ingin mengajukan suaka di negara aman mana pun. Jika kami kembali ke Saudi, kami akan dibunuh."

"Kami meninggalkan penindasan dari keluarga kami karena hukum di Saudi terlalu lemah untuk melindungi kami," lanjut mereka dalam video.

Baca juga: Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X