Lagi, Dua Perempuan Saudi Kabur ke Luar Negeri untuk Cari Suaka

Kompas.com - 18/04/2019, 19:51 WIB
Foto yang diunggah akun @GeorgiaSisters, yang mengaku sebagai Maha dan Wafa Alsubaie, dua perempuan Arab Saudi yang kabur dari negaranya dan kini terjebak di Georgia. TWITTER / @GeorgiaSistersFoto yang diunggah akun @GeorgiaSisters, yang mengaku sebagai Maha dan Wafa Alsubaie, dua perempuan Arab Saudi yang kabur dari negaranya dan kini terjebak di Georgia.

TBILISI, KOMPAS.com - Dua perempuan bersaudara yang mengaku kabur dari Arab Saudi kembali muncul di media sosial.

Melalui akun Twitter @GeorgiaSisters, dua perempuan yang mengaku bernama Maha Alsubaie (28) dan Wafa Alsubaie (25) itu menceritakan kisah mereka yang kini terjebak di Georgia, sebuah negara kecil bekas Uni Soviet di perbatasan Eropa dan Asia.

Dalam akun tersebut Alsubaie bersaudara menuliskan jika mereka sedang melarikan diri dari Arab Saudi dan sedang mencari suaka.

Mereka menuliskan bahwa keluarga dan pemerintah Saudi telah menangguhkan paspornya, sementara mereka kini terjebak di Georgia.


Melalui akun yang baru dibuat pada Selasa (16/4/2019) lalu, keduanya mencoba meyakinkan pengguna media sosial jika mereka benar-benar nyata dan membutuhkan bantuan.

Baca juga: Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Mereka bahkan mengunggah foto paspor dan juga foto dan video yang memperlihatkan wajah mereka.

"Kami dalam bahaya. Tolong bantu kami," kata salah satu perempuan tersebut dalam video yang mereka unggah di Twitter.

"Kami ingin mengajukan suaka di negara aman mana pun. Jika kami kembali ke Saudi, kami akan dibunuh."

"Kami meninggalkan penindasan dari keluarga kami karena hukum di Saudi terlalu lemah untuk melindungi kami," lanjut mereka dalam video.

Menanggapi kasus ini, Badan Pengungsi PBB, UNHCR, mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa mereka masuk memantau situasi kedua perempuan bersaudara itu.

Sementara Human Rights Watch (HRW) telah meminta kepada pihak berwenang Georgia untuk melindungi keduanya dari siapa pun yang akan menyakiti atau memaksa mereka kembali ke Arab Saudi.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Georgia, Sopho Mdinaradze mengatakan kepada AFP, Kamis (18/4/2019), bahwa kedua perempuan itu belum menghubungi pihak berwenang di Georgia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X