Iran Serukan Seluruh Timur Tengah Bersatu Melawan AS

Kompas.com - 18/04/2019, 16:43 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Presiden Iran Hassan Rouhani. AFP /IRANIAN PRESIDENCY/HO/NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Presiden Iran Hassan Rouhani.

TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Iran Hassan Rouhani menyerukan kepada seluruh negara di kawasan Timur Tengah untuk bersatu dan menentang Amerika Serikat ( AS).

Dalam pidatonya di parade Hari Militer di Teheran, Rouhani mendesak negara tetangga untuk "memukul mundur Zionisme" dengan menuduh AS dan sekutunya Israel sebagai akar masalah di kawasan.

Baca juga: Menangi Laga Internasional, Petinju Putri Asal Iran Justru Terancam Ditahan

Rouhani juga menegaskan pasukan Iran bukanlah ancaman di kawasan. "Selama beradab-abad, negara kawasan ini tidak pernah terlibat masalah. Jika ada, itu karena hal lain," katanya.

"Jika muncul masalah di antara kami, itu karena keberadaan Zionisme dan arogansi Amerika," tegas dia yang dikelilingi oleh jenderal top ketika berpidato, dikutip Al Jazeera Kamis (18/4/2019).

Selama parade, para tentara berbaris melewati podium di mana Rouhani dan para komandan top berdiri, dengan berbagai alat utama sistem persenjataan juga dipamerkan.

Antara lain rudal, kapal selam, kendaraan lapis baja, radar dan piranti elektronik militer, serta jet tempur yang diproduksi oleh Iran sendiri.

Iran mempunyai dua cabang militer. Yakni pasukan reguler serta Garda Revolusi yang dibentuk pada 1979 untuk melindungi kepentingan internal maupun eksternal.

Nah, Washington mulai pekan ini secara resmi telah memasukkan Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris, kebijakan kali pertama AS terhadap militer resmi negara lain.

Rouhani menyebut penghinaan terhadap Garda Revolusi merupakan penghinaan kepada seluruh militer Iran dan juga penghinaan bagi bangsa itu sendiri.

Keputusan AS memasukkan Garda Revolusi sebagai teroris memunculkan kekhawatiran bahwa Teheran bisa melakukan tindakan yang sama terhadap militer mereka.

Rouhani kemudian mengatakan pasukan Iran jauh lebih kuat dari sebelumnya dan bersikukuh mereka hanya ingin menciptakan stabilitas di kawasan.

"Kami hanya menginginkan keamanan dan stabilitas regional, kedaulatan negara, dan berjuang dalam melenyapkan terorisme beserta aktivitas mereka," terang Rouhani.

Baca juga: Protes Aturan Hijab, Perempuan Iran Dipenjara Satu Tahun

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X